Bukan Usia, Berikut 6 Tanda Seseorang Semakin Dewasa

BNews—MAGELANG— Bertambahnya usia seseorang tidak menjamin kedewasaan yang semakin matang. Terdapat proses kehidupan yang mungkin bisa membuat kedewasaan seseorang itu berbeda-beda.

Anda sibuk dengan pekerjaan, dan hal itu malah membuat Anda hampir tidak memiliki waktu untuk pengembangan diri.

Membayar tagihan, memiliki karir yang stabil, mengambil tanggung jawab keluarga kita dan lain sebagainya. Hal tersebut merupakan merupakan simbol kedewasaan.

Kedewasaan yang seperti itu adalah bagaimana masyarakat menyajikannya kepada kita. Namun pernahkah kita bertanya pada diri sendiri, apakah kita benar-benar bahagia? Lalu mengapa kita menderita depresi, kecemasan ? Mengapa begitu banyak perpisahan dan perceraian?

Alasannya, kita belum dewasa. Kebenaran bukan tentang bagaimana kita mengikuti aturan tetapi bagaimana kita memahami diri kita sendiri dan berperilaku sesuai dengan itu. Begitulah cara kita dewasa.

Lantas bagaimana cara mengetahui kedewasaan kita? Berikut ini, 6 tanda Anda semakin dewasa. Dilansir BorobudurNews dari themindsjournal.com, Senin (28/6/2021).

Kemampuan untuk mendengarkan orang lain

Mendengarkan seseorang adalah seni yang kita kuasai. Untuk menjadi pendengar yang baik, Anda harus diam dan membiarkan orang lain berbicara. Anda bersama orang itu dan fokus pada apa yang mereka katakan daripada memikirkan pakaian yang mereka kenakan atau membiarkan pikiran Anda mengembara ke hal lain.

Anda tidak menghakimi orang tersebut dan tanpa memandang usia mereka, Anda memberikan waktu Anda kepada mereka, berbicara hanya setelah mereka selesai. Ini adalah tanda kedewasaan karena Anda akan dapat merespons dengan jujur ​​hanya jika Anda mendengarkan dengan penuh perhatian.

Kesabaran

Dengan meningkatnya perkembangan teknologi, kita hidup dalam kehidupan yang sangat cepat. Kami ingin semuanya di ketukan tangannya. Jika itu terjadi sebaliknya, kita menjadi gelisah.

Menunggu adalah sesuatu yang Anda pelajari saat kita dewasa. Semakin Anda tumbuh, semakin Anda menerima hal-hal dan situasi yang tidak dapat Anda kendalikan. Anda mengerti bahwa kegelisahan atau kekhawatiran tidak akan menghasilkan apa-apa dengan baik. Jadi Anda menunggu dengan sabar tanpa menciptakan kekacauan ekstra.

Menerima bahwa segala sesuatunya berubah dan melepaskan stabilitas

Hidup kita terus berubah dan kebanyakan dari kita merasa sulit untuk menghadapi perubahan. Dengan bertambahnya usia, Anda menyadari bahwa semua hal tidak dapat berjalan sesuai keinginan Anda. Hidup tidak dapat diprediksi dan jika Anda tidak menyesuaikan diri dengan perubahan, Anda kehilangan yang terbaik dalam hidup.

Anda membuat rencana dan memimpikannya tetapi Anda juga tahu bahwa itu mungkin tidak berhasil. Anda perlahan mulai melepaskan stabilitas Anda dan berdamai dengan perubahan, dengan ketidakpastian hidup ini. Ya, ini tandanya kamu sudah dewasa.

Melepaskan harapan

Saat Anda melepaskan stabilitas Anda dan menerima kenyataan bahwa hidup berubah secara tiba-tiba, Anda berhenti berharap dari orang dan situasi. Anda tidak terluka lagi jika Anda tidak dibalas, Anda tidak merasa buruk lagi jika seseorang yang Anda cintai menyakiti Anda, Anda tidak mengeluh mengapa seseorang melakukan sesuatu yang bertentangan dengan moral. Anda tidak senang dengan reaksi orang dan perubahan situasi. Anda menjadi dewasa dengan waktu.

Memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang ‘cinta’

Orang-orang melalui banyak patah hati di usia muda mereka untuk memahami apa itu cinta sebenarnya. Saat kamu dewasa, cinta menjadi ‘pilihan’ untukmu, bukan kebutuhan. Anda melampaui ketertarikan fisik dan obrolan ringan membuat Anda jijik. Anda menghormati pasangan Anda sebagai individu.

Semua patah hati dan kesalahpahaman telah mengajari Anda untuk menyesuaikan diri dengan hubungan tanpa membahayakan diri sendiri. Anda tahu bahwa cinta bukanlah keadaan tetapi pekerjaan yang membutuhkan komitmen, waktu, pengertian, dan rasa hormat.

Melepaskan kepentingan diri sendiri

Ketika seseorang dewasa, mereka menyadari bahwa dunia tidak berpusat di sekitar mereka. Mereka menyadari bahwa mereka apa adanya, mereka memahami kekuatan dan kelemahan mereka, keterbatasan dan kekurangan mereka. Mereka tidak akan menempel pada sesuatu yang tidak mereka sukai.

Mereka menerima kesalahan mereka dan bergerak ke arah positif dengan apa pun yang mereka miliki. Tidak masalah bagi mereka siapa yang percaya pada mereka dan siapa yang tidak, siapa yang mencintai mereka dan siapa yang tidak, siapa yang mempercayai mereka dan siapa yang tidak. Mereka tidak mencari validasi dari siapa pun kecuali diri mereka sendiri. Dan begitulah cara mereka dewasa. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: