Kelompok Remaja yang Bikin Rusuh di Aksi UU Cipta Kerja Diduga Anarko, Siapa Mereka?

BNews—MAGELANG— Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Magelang yang semula berjalan damai tiba tiba menjadi anarkis. Padahal aksi yang resmi dilaksankan oleh Geram (Gerakan rakyat Magelang) selesai digelar.

Kemudian, tiba tiba muncul sejumlah massa dalam jumlah besar. Ada ratusan orang didominasi kalangan remaja.

Bentrok antara anak anak remaja dengan aparat keamanan tak bisa dihindarkan. Kelompok ini awalnya melempar dan mendorong barikade polisi yang meminta mereka bubar.

Polisi terpaksa mengeluarkan gas air mata untuk mengurai massa. Gas air mata banyak yang kemudian dilempar balik ke arah polisi.

Siapa anak anak remaja ini? Aksi mereka hampir mirip terjadi saat aksi Magelang Bergerak akhir tahun lalu yang berujung ricuh.

Di beberapa daerah polisi menyebut mereka sebagai kelompok anarko. Siapa sebenarnya para anarko ini? Mengapa mereka dicap sebagai tukang rusuh?

Dikutip dari beberapa sumber, Anarko adalah sebuah kata yang mengacu kepada “anarki” atau “anarkisme”. Seperti yang dikutip dari Merriam Webster, anarkisme merupakan suatu teori politik yang menganggap semua bentuk otoritas pemerintahan tidak diperlukan.

Loading...


Kata anarki sendiri berakar dari bahasa Yunani “anarcho” yang bisa diartikan tanpa penguasa atau pemimpin. Dalam setiap aksi kelompok ini kerap membawa simbol huruf A di dalam lingkaran. Beberapa tokoh pemikir anarkisme yakni filsuf Mikhail Alexandrovich Bakunin dari Rusia dan Pierre-Joseph Proudhon dari Prancis.


Sebelum adanya demo Omnibus Law kemarin, kelompok anarko juga menjadi perbincangan terkait aksi vandalisme. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: