Bunda…. Catat, Ada Program Hamil Kembar dengan Terapi Alami

BNews–KESEHATAN– Bagi sebagian pasangan, memiliki bayi kembar adalah kebahagiaan yang perlu kamu syukuri. Selain itu, menjalani kehamilan kembar juga akan membuat pengalaman menjadi lebih menarik untuk ibu. Meskipun kehamilan kembar memerlukan perawatan yang lebih ekstra, tetapi kebahagiaan yang tidak kalah besar juga akan dirasakan oleh orang tua.

Umumnya, kehamilan kembar dapat terjadi ketika salah satu pasangan memiliki riwayat kelahiran kembar. Namun, bukan berarti kamu dan pasangan tidak bisa berusaha untuk mendapatkan bayi kembar saat kehamilan nanti. Nah, sebaiknya simak berbagai ulasan menarik mengenai cara program hamil kembar dengan terapi alami yang bisa kamu lakukan bersama pasangan.

Kehamilan kembar adalah salah satu kehamilan yang terbilang unik dan langka. Kehamilan kembar ada dua jenis, yaitu kembar non identik dan identik. Kembar non identik terjadi ketika terdapat dua sel telur dalam satu rahim dengan proses pembuahan yang sama.

Selain itu, tidak semua pasangan bisa mendapatkan kehamilan kembar dengan mudah. Meskipun begitu, kamu dan pasangan masih bisa berusaha untuk mendapatkan kehamilan kembar dengan beberapa cara alami.

Melakukan perawatan kesuburan, seperti IVF dan stimulasi ovarium menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kesempatan mendapatkan bayi kembar.

Selain itu, ada berbagai pola makan dan terapi alternatif tertentu untuk meningkatkan kehamilan kembar, tetapi hingga saat ini cara tersebut belum terbukti secara efektif untuk mendapatkan kehamilan kembar.

Faktor Penentu Kehamilan Kembar

Selain melakukan perawatan kesuburan, hamil kembar juga bisa terjadi akibat adanya beberapa faktor lain, seperti:

  1. Usia
    Orang yang menjalani kehamilan di atas usia 30 tahun memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan hamil kembar. Hal ini terjadi karena hormon perangsang folikel meningkat seiring bertambahnya usia.

Folikel bisa bereaksi berlebihan terhadap kadar hormon perangsang mampu melepaskan dua sel telur untuk dibuahi, sehingga menyebabkan kehamilan kembar.

  1. Riwayat Keluarga
    Memiliki riwayat keluarga kembar non identik membuat kamu memiliki peluang menjalani kehamilan kembar lebih besar.
  2. Berat Badan
    Orang dengan berat badan yang lebih besar memiliki kesempatan mendapatkan hamil kembar lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang berat badannya kurang. Hal ini karena lemak pada tubuh menyebabkan peningkatan kadar estrogen yang memicu overstimulasi ovarium.

Pada kondisi ini, ovarium bisa melepaskan 2-3 sel telur. Namun, jika kamu mengalami obesitas, ada hal lain yang perlu kamu perhatikan juga. Pasalnya, beberapa wanita obesitas biasanya lebih sulit untuk bisa hamil.

  1. Proses Menyusui
    Menyusui menjadi proses yang akan ibu jalani setelah persalinan. Selain itu, menyusui juga bisa menjadi alat kontrasepsi alami untuk menekan kesuburan dan mencegah kehamilan.

Namun, bukan tidak mungkin kamu kembali mendapatkan kehamilan saat sedang menyusui. Bahkan, menjalani kehamilan saat menyusui meningkatkan peluang mendapatkan kehamilan kembar.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Jika kamu sedang menjalani program hamil kembar, pastikan untuk selalu menjaga kesehatan dengan rutin melakukan pemeriksaan di dokter kandungan. Hal ini dilakukan untuk mencegah berbagai gangguan yang berisiko dialami saat menjalani kehamilan nantinya, seperti lahir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur, hingga preeklampsia. (*/medical News Today)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!