Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kenali 5 Efek Cemas Berlebih pada Tubuh

Kenali 5 Efek Cemas Berlebih pada Tubuh

  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026

BNews–KESEHATAN– Sebagian orang mungkin belum menyadari bahwa efek cemas berlebih pada tubuh berdampak pada pikiran dan bisa memengaruhi kesehatan fisik. Perasaan cemas sebenarnya adalah respons normal tubuh saat menghadapi situasi baru, menantang, atau tertekan.

Namun, jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, sulit dikendalikan, bahkan memengaruhi keseharian, tandanya Anda merasakan efek cemas berlebih pada tubuh.

Dilansir dari alodokter pada Senin (9/2/2026), berikut beberapa efek cemas berlebih pada tubuh yang perlu diperhatikan

1. Jantung berdebar

Peningkatan denyut jantung merupakan salah satu efek cemas berlebih pada tubuh yang paling umum. Saat rasa cemas menyerang, tubuh akan memompa darah lebih cepat sebagai respons “siaga” terhadap ancaman. 

Akibatnya, Anda bisa merasakan dada berdebar-debar, jantung terasa berdetak cepat, bahkan hingga muncul sensasi nyeri ringan atau tidak nyaman di bagian dada. Kadang, gejala ini disertai perasaan takut yang tiba-tiba muncul tanpa sebab jelas.

2. Napas menjadi cepat atau sesak

Kecemasan dapat membuat napas menjadi dangkal dan lebih cepat dari biasanya. Hal ini merupakan respons alami tubuh, seolah-olah menyiapkan diri menghadapi bahaya.

Pada sebagian orang, perubahan pola napas ini bisa menyebabkan dada terasa terhimpit, sulit mengambil napas panjang, hingga mengalami sensasi sesak di dada. 
Jika berlangsung lama, Anda bisa merasa pusing dan tidak nyaman, tidak jarang  seperti kekurangan oksigen.

3. Otot tegang dan pegal

Efek cemas berlebih pada tubuh juga dapat membuat otot-otot menegang terus-menerus. Umumnya, ketegangan terasa di area leher, bahu, dan punggung, tetapi bisa juga merambat ke kepala hingga menyebabkan sakit kepala tipe tegang atau migrain. 

Ketegangan otot akibat cemas berlebih sering kali membuat tubuh terasa kaku, pegal, dan sulit bergerak dengan nyaman. Pada beberapa orang, keluhan seperti gemetar atau kedutan otot juga bisa terjadi.

4. Gangguan pencernaan

Perut merupakan salah satu organ yang sangat sensitif terhadap stres dan kecemasan. Saat cemas berlebih, sistem saraf di saluran pencernaan ikut aktif, sehingga muncul keluhan seperti mual, sakit perut, perut kembung, hingga diare atau sembelit. 

Kadang, nafsu makan bisa menurun drastis, tetapi pada sebagian lainnya justru makan secara berlebihan sebagai pelarian. Efek ini sering muncul secara tiba-tiba dan dapat kambuh dalam kondisi tertentu.

5. Tubuh mudah lelah

Salah satu efek cemas berlebih pada tubuh yang sering diabaikan adalah rasa lelah yang tak kunjung hilang. Tubuh yang terus-menerus waspada dan terpapar hormon stres lama-kelamaan akan kehabisan energi. Anda pun jadi mudah lemas, merasa letih walau baru saja beristirahat, hingga sulit fokus saat beraktivitas. 

Keluhan ini biasanya juga dibarengi dengan gangguan tidur atau sulit mempertahankan kualitas tidur yang baik.

Selain gejala di atas, efek cemas berlebih pada tubuh juga bisa menyebabkan daya tahan menurun, sehingga Anda lebih sering terserang penyakit infeksi ringan, seperti flu atau radang tenggorokan. Setiap orang bisa berpengalaman gejala yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi fisik dan tingkat kecemasannya.

Jika efek cemas berlebih pada tubuh sudah menyebabkan keluhan terus-menerus, mengganggu rutinitas, atau membuat tubuh sering sakit, jangan ragu untuk mencari bantuan. Waspadai juga gejala lain, seperti sulit tidur, perubahan berat badan yang sangat signifikan, atau pikiran negatif yang sulit dikendalikan.

Berkonsultasi dengan dokter akan membantu Anda menemukan strategi penanganan yang sesuai untuk mengurangi dampaknya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less