KEREN !!! Di Srumbung Mahasiswa UGM Sulap Limbah Kulit Salak menjadi Permen Sehat

BNews–MAGELANG–  Diabetes merupakan komorbid atau penyakit penyerta yang paling banyak ditemukan pada pasien virus COVID-19. American Diabetes Association melaporkan diabetes disebabkan tingginya kadar gula darah.

Kadar gula darah normal berkisar antara 60-140 mg/dl, apabila berada di atas batas normal disebut dengan hiperglikemia. Hiperglikemia secara umum disebabkan oleh diabetes melitus.

World Health Organization (WHO) melaporkan pada tahun 2014 terdapat 422 juta jiwa di seluruh dunia dengan diabetes melitus dan apabila tidak dilakukan intervensi; diprediksi pada 2045 penderita diabetes melitus akan mencapai 629 juta jiwa di seluruh dunia. Oleh karena itu, menjaga kadar gula darah agar tetap normal penting untuk dilakukan.

Lebih lanjut, pandemi Covid-19 memberi dampak yang signifikan pada sektor ekonomi. Kontraksi ekonomi yang terjadi dirasakan oleh semua pihak dan komunitas, terutama petani.

Hal ini juga tidak dapat dihindari oleh petani salak di Srumbung, Magelang yang juga mengalami penurunan pendapatan dari penjualan salak, dimana salak merupakan komoditas andalan di Srumbung, Magelang.

Penurunan pemasaran buah salak ini, didorong oleh lemahnya sektor pariwisata dan permintaaan pasar. Berdasarkan krisis tersebut, dibutuhkan alternatif pemanfaatan buah salak, misalnya dengan memanfaatkan buah dan kulit salak sebagai permen sehat yang aman dikonsumsi, terutama untuk mengurangi resiko diabetes.

Berangkat dari permasalahan tersebut, maka Mahasiswa UGM yang terdiri dari Aulia Nur Aeni Kholisoh (Politik dan Pemerintahan, Fisipol, 2018); Ginna Ervarizki (Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, 2020), Nafis Muhimmatul ‘Ulya (Biologi, Fakultas Biologi, 2018), dan Vera Nurohmah Indrawati (Biologi, Fakultas Biologi, 2018) menjawab permasalahan tersebut. Yakni dengan menciptakan sebuah inovasi produk baru.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Inovasi tersebut yaitu permen sehat dengan kandungan antidiabetes yang berbahan dasar ekstrak kulit salak dan buah salak.

Hal ini diperkuat dengan beberapa literatur yang menyebutkan bahwa kulit salak mengandung zat bioaktif seperti flavonoid, fenolik, antioksidan, dan zat aktif lainnya. Dimana yang berfungsi untuk menstabilkan kadar gula darah yaitu dengan menghambat enzim α-glukosidase.

 Oleh karenanya, terciptalah inovasi produk permen yang menaruh perhatian pada kesehatan yaitu Salacca Soft Candy di bawah bimbingan Bapak Bayu Dardias Kurniadi, S.I.P., M.A., M.Pub.Pol., Ph.D. Produk Salacca Soft Candy tersebut dibuat menggunakan sari buah dan ekstrak kulit salak.

 Selain itu, untuk menambah rasa legit, ditambahkan madu murni sebanyak 38%. Pemilihan madu sebagai pemanis tidak hanya menambah rasa manis saja namun madu mengandung zat antioksidan yang berfungsi sebagai imun booster dikala pandemi.

Zat antioksidan, flavonoid, dan fenolik yang terkandung dalam satu kemasan Salacca Soft Candy yakni 1045,2688 ppm; 0,0253%; 0,1358%. Salacca Soft Candy juga mengandung protein total dan vitamin C tinggi, di dalam satu kemasan produk diketahui sebesar 0,1763% dan 53,0581 mg/100g. Protein ini dapat berfungsi sebagai zat pembangun, sedangkan vitamin C juga  fungsi sebagai imun booster.

Ketua Tim, Aulia (9/1) memaparkan bahwa tujuan yang hendak dicapai dengan adanya produk Salacca Soft Candy yaitu tercipta inovasi produk permen sehat dengan pemanfaatan kulit salak; yang dapat dikonsumsi oleh semua kalangan baik usia anak-anak, remaja, dewasa; sampai lanjut usia sehingga dapat membantu menekan tingginya angka penderita diabetes melitus.

Harga produk Salacca Soft Candy juga tergolong cukup terjangkau dibandingkan dengan produk permen lain yang mengandung gula sintetis tinggi. Cukup dengan harga Rp8.000 saja pembeli sudah bisa mendapatkan satu produk permen sehat Salacca Soft Candy seberat 50 gram dengan manfaat kandungan antidiabetes melitus di dalamnya. Produk ini juga dinilai sangat praktis untuk dijadikan sebagai snack bagi berbagai kalangan. (adv)

1 Comment
  1. Heni Trinawati says

    Apresiasi buat mahasiswa ini…semoga pemerintah merespon positif kreasi anak bangsa ini agar semakin memperbanyak geliat kreatifitas anak negeri untuk bangsa …

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: