Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kerja di Pasar Malam, Pemuda Asal Magelang Ditusuk Preman Kampung Hingga Meninggal

Kerja di Pasar Malam, Pemuda Asal Magelang Ditusuk Preman Kampung Hingga Meninggal

  • calendar_month Jum, 14 Jul 2023

BNews-JATENG- Aris Ismawanto, (29) operator wahana pasar malam ditusuk Wawan Gentho, 30 di daerah Cepiring Kendal Kamis siang (13/7/2023). Akibatnya pemuda asal Magelang tersebut meninggal dunia.

Pelaku yang merupakan residivis ini saat kejadian diduga dalam keadaan dipengaruhi alkohol.

Kades Pidodo Kulon Didik Prastiawan mengatakan, pelaku, warga setempat, residivis yang kerap membuat onar di wilayah itu. “Informasinya pelaku sudah diamankan kepolisian. Dan sudah ada saksi yang dimintai keterangan di Polres Kendal,” ujarnya singkat.

Peristiwa naas yang membuat pemuda asal Magelang meninggal dunia, terjadi di Lapangan Tanggul Malang. Masuk Dusun Tambaksari, Korowelang Kulon, Cepiring Kendal.

Ali, teman korban mengatakan awalnya pelaku yang bernama Wawan Gentho, 30, meminta uang kepada korban. Pelaku yang diketahui beralamat di Pidodo Kulon-Kendal, diketahui sedang dibawah pengaruh alkohol saat menghampiri korban. Pelaku ditemani salah seorang temannya.

Lanjutnya saat itu posisi korban sementara mengecek wahana kuda putar pasar malam keliling. Pelaku yang dalam kondisi mabuk meminta uang untuk keamanan kepada korban, namun korban tidak membawa uang.

Akibatnya terjadi percecokan. Pelaku yang sudah menyiapkan sebilah pisau langsung menusuk korban hingga tewas.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Pelakunya itu satu orang bawa pisau dan kondisinya kayak mabuk. Yang satu orang lagi nungguin. Karena gak dikasih uang, pelaku langsung mukul dan nusuk temen saya,” ungkap Ali, yang juga operator wahana pasar malam.

Ali menceritakan, dia bersama teman-temannya hendak melerai cekcok antara korban dan pelaku. Tak berselang lama, korban jatuh tersungkur dengan luka berdarah di bagian dada kiri. Setelah itu, korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat.

“Sebagian teman saya ngejar pelakunya karena kabur. Lalu yang lainnya bawa korban ke puskesmas untuk mendapat pertolongan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang di TKP.

Ali melanjutkan, korban merupakan warga Kabupaten Magelang. Setelah dibawa ke Puskesmas, korban dirujuk ke RSUD Kendal. Namun, nyawa korban tidak tertolong. Akibat peristiwa ini, wahana pasar malam keliling di Lapangan Tanggul Malang sementara harus ditutup.

“Kayaknya tusukannya itu kena jantung. Saya pengen pelaku itu bisa tertangkap dan dapat hukuman. Saya gak terima karena teman saya meninggal tidak wajar,” tegasnya. (*/ sumber : zonanusantara)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less