Kesaksian Detik detik Tebing Merapi Longsor dan Kubur Penambang

BNews—SRUMBUNG— Paryono tak akan melupakan kejadian kemarin siang (12/11) yang menewaskan rekannya Supardi, 35. Dia melihat sendiri temannya tertimpa reruntuhan longsor tebing yang mereka gali. 

”Kami berhenti menambang karena dari atas terdengar suara gemuruh dan reruntuhan pasir dan batu. Kami semua lari menjauh ke titik aman,” kkata Paryono menerangkan kejadian longsornya tebing 10 meter di Kawasan Cawang Kecamatan Srumbung Magelang. 

Advertisements
data-ad-client="ca-pub-7527045268089399" data-ad-slot="4730062367">


Saat itu, dia bersama korban serta  Sriyanto, 53, warga Srumbung Ngisor, Kradenan, Srumbung. Kemudian Supriyanto, 43, warga Kemukus, Sudimoro, Srumbung menambang pasir secara manual di bawah tebing, Selasa pagi (12/11). Tiba-tiba sekitar pukul 08.00 WIB, tebing Cawang setinggi 10 meter yang terletak di Kaliurang, Srumbung, longsor.


Namun naas, Supardi yang lari menyelamatkan diri tersandung bebatuan dan terjatuh dalam posisi telungkup. Belum sempat berdiri, longsoran material tebing setinggi kurang lebih 10 meter dengan lebar 5 meter langsung menimpa korban hidup-hidup.

Loading...

”Kami berupaya mengevakuasi dan mengangkat korban yang tertimbun pasir dan baru setebal 1,5 meter dengan menggunakan alat manual. Setelah kami temukan korban sudah meninggal,” ujar dia. 

Pascakejadian tebing longsor, para saksi melaporkan peristiwa tersebut ke petugas Polsek dan Koramil Srumbung. Korban selanjutnya dibawa RSUD Muntilan untuk dilakukan autopsi.

Kapolsek Srumbung Iptu Sumino membenarkan telah terjadi kecelakaan tebing longsor di Cawang, Kaliurang Srumbung hingga menyebabkan satu penambang manual meninggal dunia. Ungkap dia, korban ditemukan dalam posisi telungkup. Menurut hasil visum dokter, korban tertimbun pasir kurang lebih satu jam.

”Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Dan tidak ada luka serius di tubuh korban,” tegas Sumino.

Usai diperiksa tim medis rumah sakit setempat, selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga dan langsung dimakamkan. Pihak keluarga telah menerima bahwa kejadian tersebut murni musibah. (han/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: