Kisah Gadis Yatim Piatu Asal Pakis yang Rela Jadi Pembantu Demi Kuliah

BNews—PAKIS— Semangat hidupnya tidak surut. Bekerja keras demi mewujudkan cita cita mendiang ibunya yang telah meninggal dunia.

Stevana Puji Binarti. Begitu gadis 24 tahun asal Dusun Wonokoso Desa Petung Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang ini. Kisah hidupnya tak semudah orang pada umumnya. Tapi gadis cantik ini memiliki tekad kuat bahwa hidup harus terus belanjut.

Sejak usia 12 tahun, Sevana ditakdirkan menjadi yatim piatu. Yahnya Lukas Jarmedi meninggal

dunia karena penyakit paru-paru. Sedangkan ibunya Veronika Pareng meninggal dunia karena penyakit kanker.

Sejak saat itu, Stevana hidup dan besar bersama nenek dan pamannya. Hingga akhirnya, gadis kelahiran 17 Agustus 1995 ini memutuskan bekerja di Jakarta sebagai baby sister setelah lulus SMP.

“Tahun 2011 sempat bekerja menjadi pelayan toko di Magelang selama 3 tahun, kemudian jadi baby sister di Pekanbaru Riau,” kata dia.

Usai dari Pekabaru, dia pindah ke Jakarta. Disana, dia juga menjadi baby sister. Sembari menempuh Pendidikan SMA Paket C di Global Mandiri Jakarta. “Saya lulus SMA 2017 sambil jadi baby sister juga,” kata Stevana kepada borobudurnews.

Setelah lulus dirinya mendaftar kuliah di Politeknik Kesehatan Permata Indonesia di Yogyakarta. “Saya mengambil jurusan Kebidanan dan kini sudah semester 3 akhir,” imbuh Gadis berparas ayu yang memiliki cita-cita menjadi tenaga kesehatan ini.

Sadar biaya kuliah tidak murah, dia memilih untuk tetap bekerja. Pilihannya jadi pembantu rumah tangga pun dijalaninya.

Dia menjadi asisten rumah tangga disebuah keluarga di daerah Banguntapan Bantul. Beruntung majikannya mensupport penuh semangatnya untuk terus kuliah. (bersambung)

BERSAMBUNG HALAMAN BERIKUTNYA ———>

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: