Kisah Pemuda Muntilan Terhimpit Ekonomi Saat Pandemi, Kini Sukses Jualan Celana Awul Awul
- calendar_month Sel, 20 Sep 2022

Annas berbaju Hitam saat bersama Agil Nova Dwi saat menunjukan barang dagangan celana bekas
BNews–MAGELANG-– Annas sokh deva saputra, seorang mahasiswa asal muntilan magelang berbagai cerita. Yakni soal pengalamanya saat di hadapkan dengan situasi pandemi “COVID19”.
Ia merupakan salah satu pemuda yang nekat berjualan pakaian bekas karena di himpit keadaan. Dimana yang megharuskan dia untuk mencari uang jajan sendiri saat pandemi “COVID19” melanda.
Annas yang beralamatkan di Dusun Kadirojo, Kelurahan Muntilan Kecamatan Muntilan saat pendemi hanyalah seorang mahasiswa yang binggung. Pasalnya kelas kuliahnya hanyalah kelas online, yang otomatis kegiatan hanya di rumah.
Lalu pada saat itu di buku tabungan Annas hanya tersisa sebesar Rp 700 ribu . Dan akhirnya Annas memutuskan memakai uang itu untuk membeli beberapa potong celana dari pasar bekas .
Kemudian, Ia memutuskan untuk berjualan celana bekas itu untuk mengisi kegiatan positif selama pandemi. Hal itu sekaligus niatnya untuk mencari uang jajan nya sendiri .
“Sebelumnya saya hanyalah seorang pelajar yang belum pernah bekerja atapun berpeghasilan. Tetapi saya mepunyai keinginan untuk mandiri,” kata Annas.
Ia juga bersyukur bahwa Tuhan memberikan pentunjuk untuk mencari rezeki. “Petunjukanya salah satunya dengan berjualan celana bekas tersebut . Walau saya juga bisa di bilang cuma bermodalkan kenekatan,” imbuhnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Annas juga mengaku tidak malu berjualan pakaian bekas yang masih layak pakai. “Saya tidak malu karena memang terhimpit keadaan,” jawabnya dengan tegas.
Diawal Annas merintis usaha jualan celana bekas, hanya memiliki barang dagangan 7 pcs celana bekas. Dan hingga kini Ia sudah memiliki ratusan potong barang dagangan yang keluar masuk di usahanya.
“Dari awalnya hanya mencari keuntungan untuk sekedar jajan sampe saat ini bisa meringankan beban bayar kuliah,” ujarnya.
Selain itu Annas juga mengaku pintar dalam segi manajemen usaha. Bahkan sekarang bisa dikatakan sudah sampai di titik paham betul .
Dimana mulai dari mencari barang dagaan, terus juga paham betul bagaimana memilih barang . Dan yang jelas Ia tahu target pasarnya untuk siapa.
“Seiring berjalannya waktu bahan atau model hingga merk di dunia trift ata sering kita dengaan denggan istilah awul awul. Itu selal berubah ubah . Saya memang harus di paksaa memahami calon pembeli pembeli saya,” paparnya.
Di tahun ini, lanjutnya memang celana celana raw atau celana bergambar saat laku lakunya. Ia begitu senang di samping memulai usaha yang awalnya cuma untuk jajan sekarang malah bisa merigan kan beban dari orang tua.
Selain berjualan, ternyata Annas memiliki hobi menggabar. Dimana kegiatan yang awalnya vuma iseng dan vuma sekedar hoby sekarang malah menjadi lading cuan utuknya
Bahakan omset pejualnya rata rata prbulan dia bsisa melebihi uang jajan bulana nya yg dulu sempat di jatah orang tuanya . Nama toko @nova.secondstuff
Penulis :
- Agil nova dwi yanto Mahasiswa Prodi Menejemen Semester 3 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa ( UST ) Yogyakatra
- Ignatus Soni Kurniawan S.E, M. Sc dosen Fakultas Ekonomi Prodi Menejemen UST Yogyarata
- Editor : bsn
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar