Kisah Pilu Istri Korban Pengeroyokan Magelang Hidupi 2 Anaknya dan Tanggung Hutang RS

BNews—MAGELANG— Sepeninggal suami yang tewas dengan cara tragis, kehidupan keluarga Gabriella Lady Octaverina yang tak lain merupakan istri korban pengeroyokan berubah drastis. Ia kini harus berperan menjadi Ayah sekaligus Ibu atas kedua putranya yang masih sangat kecil.

Lady kini merawat dan berjuang sendirian membesarkan dua buah hatinya. Mereka adalah HAN, laki-laki berusia 2,5 tahun dan MEL, perempuan berumur 1,5 tahun.

Tidak hanya itu, kepergian Bagas Himawan, 23, membuat perekonomian keluarga carut marut. Ia lagi-lagi harus menjadi tulang punggung untuk menghidupi kedua anaknya.

Baca juga: Ini Firasat Bagas dan Keluarga Sebelum Jadi Korban Tewas Pengeroyokan di Magelang

Lady mengatakan, semasa hidup sang suami bekerja serabutan. Kadang juga bekerja menjadi operator warung internet (warnet). Jatah harian yang ia dapat Rp50 ribu.

”Sekarang hanya bisa mengandalkan pekerjaan bantu usaha catering milik keluarga (besar). Pendapatan kurang lebih Rp25 ribu perhari. Nggak cukup,” kata perempuan 22 tahun itu, Rabu malam (15/7).

Tidak hanya itu, ia masih dipusingkan dengan tagihan biaya perawatan suami sewaktu koma enam hari di ICU RSUD Tidar Magelang sebesar Rp20 juta. Yang membuatnya sedikit lega, pihak rumah sakit memberikan keringanan tenggat waktu pelunasan.

Baca juga: Fakta Terbaru Kasus Pengeroyokan Berujung Maut di Magelang: Dihajar Cetakan Tahu dan Batu

”Jadi pembayaran nanti bisa diangsur. Dan rumah sakit memaklumi karena kasus ini (pengeroyokan) belum selesai ditangani,” ungkapnya.

Ia berharap, keluarga para pelaku memiliki itikad baik kepada dirinya. Minimal datang untuk meminta maaf.

Baca juga: Kronologi Lengkap Kasus Pengeroyokan di Magelang: Diculik, Dianiaya, Barang Berharga Raib

”Sejauh ini belum ada permintaan maaf. Dan kasus ini saya serahkan ke pihak berwajib. Saya percaya penegak hukum akan memberikan hukuman kepada para pelaku seadil-adilnya,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: