Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kolaborasi Lintas Iman di Salam Magelang, 120 Personel Amankan Idulfitri

Kolaborasi Lintas Iman di Salam Magelang, 120 Personel Amankan Idulfitri

  • calendar_month Jum, 20 Mar 2026

BNews-MAGELANG – Inisiatif kolaborasi lintas pemuda kembali terlihat di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, dalam menyambut Idulfitri 1447 Hijriah.

Perbedaan waktu pelaksanaan salat Idulfitri tidak menjadi penghalang, melainkan dimaknai sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan dan nilai kemanusiaan.

Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Salam bersama Orang Muda Katolik (OMK) Gereja Theresia Salam, serta organisasi kepemudaan lain seperti Banser dan Kokam, bersinergi menjaga keamanan dan kenyamanan umat Islam sejak malam takbiran hingga pelaksanaan salat Id.

Pengamanan juga difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional Magelang–Yogyakarta yang menjadi salah satu lintasan utama para pemudik.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Salam, Deby Fauzani, mengatakan bahwa kolaborasi lintas iman ini telah terjalin selama empat tahun terakhir dan terus diperkuat di setiap momentum keagamaan.

“Merawat realitas kultur dalam bangunan kemanusiaan menjadi penting, baik dalam momentum keagamaan, kebangsaan, maupun kemanusiaan. Kecamatan Salam sebagai wilayah perbatasan Jawa Tengah dan DIY memiliki posisi strategis untuk membangun komunikasi lintas pemuda dengan beragam latar keyakinan,” ujarnya saat koordinasi di Posko Mudik GP Ansor Salam, Kamis (19/3/2026) malam.

Dalam pengamanan Idulfitri tahun ini, GP Ansor Salam mengerahkan sekitar 100 personel yang bertugas mulai 18 hingga 24 Maret 2026. Sementara itu, OMK Gereja Theresia Salam menyiagakan 20 personel untuk membantu pengamanan dan pelayanan masyarakat.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Perwakilan OMK, Thomas Yosi Wijaya, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk turut menjaga kelancaran pelaksanaan ibadah, terutama di titik-titik yang berada di dekat jalan raya.

“Kami ingin memastikan umat dapat beribadah dengan tenang, sekaligus membantu pengguna jalan agar tetap aman dan tertib,” katanya.

Keterlibatan Kokam yang diwakili Wildan Masykuri juga memperkuat koordinasi lintas organisasi dalam menciptakan situasi yang kondusif selama malam takbiran dan salat Idulfitri.

Fasilitator pertemuan, Chabib, menegaskan pentingnya menjaga ruang-ruang perjumpaan lintas iman sebagai fondasi sosial di tingkat lokal.

“Perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri justru menjadi momentum untuk meneguhkan nilai kemanusiaan.

Ketika pemuda lintas iman bisa duduk bersama, merancang pengamanan, dan saling menjaga, di situlah kita melihat wajah Indonesia yang sesungguhnya,” ujarnya.

Berdasarkan hasil koordinasi, pengamanan salat Idulfitri pada Jumat (20/3/2026) akan difokuskan di sejumlah titik; antara lain halaman Polsek Salam, Lapangan Krakitan, Lapangan Jumoyo, dan Lapangan Desa Gulon.

Sementara untuk pelaksanaan salat Id pada Sabtu (21/3/2026), pengamanan dilakukan di area jalan raya sekitar Masjid Hidayatul Muttaqien Bendosari Kauman; Masjid Nurul Huda Semen-Sucen, serta Masjid Baitul Rohman Pulosari Jumoyo.

Selain itu, lintas organisasi juga berkomitmen menjaga kondusivitas selama malam takbiran pada 19 dan 20 Maret 2026.

Seluruh personel dijadwalkan mulai bertugas sejak pukul 06.00 WIB di masing-masing titik pengamanan.

Kolaborasi ini menjadi cerminan nyata praktik toleransi yang tumbuh dari akar rumput. Di tengah perbedaan waktu perayaan Idulfitri; semangat gotong royong lintas iman di Kecamatan Salam menunjukkan bahwa harmoni sosial dapat terus dirawat melalui kerja bersama yang nyata. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less