Kronologi Kecelakaan Maut Truk vs 2 Sepeda Motor di Jogja, 3 Tewas 4 Luka

BNews—JOGJAKARTA— Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Wates-Jogjakarta tepatnya di Gunung Gempal, Giripeni, Wates, Kamis (26/8), sekitar pukul 21.30WIB. Kecelakaan yang melibatkan truk dengan dua sepeda motor ini mengakibatkan tiga korban jiwa dan empat lainnya terluka.

Korban meninggal merupakan pasangan suami istri KUS, 25, dan MR, 25, warga Ngaseman, Hargorejo, Kokap, Kulonprogo. Seorang lagi SG, 58, warga Gunung Gempal, Giripeni Wates.

Sedang korban luka RF, 12, dan IM, 16, warga Giripeni, Wates yang merupakan anak dari SG. Sementara RF masih menjalani perawatan di RSUD Wates, sedang IM di RS Kharisma Paramedika.

Pengemudi truk STR, 29, warga Gandrungmangu, Cilacap juga menjalani perawatan di RSUD Wates karena sempat terjepit dan mengalami nyeri pada dada. Begitu juga dengan kernet truk, KDR, yang juga warga Gandungmangu, Cilacap.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan berawal saat SG yang memboncengkan dua anaknya usai pulang mengaji tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia menggunakan sepeda motor Honda Supra Fit dengan Nopol AB 4049 KL.

Motor SG melaju dari arah barat dan hendak berbelok ke arah selatan, sehingga berhenti di as jalan. Saat itu dari arah timur melaju truk dengan Nopol R 1448 UK yang dikemudian STR melaju dengan kecepatan tinggi.

Truk ini berusaha mengambil jalur di sebelah utara as jalan. Namun justru menabrak sepeda motor yang dinaiki tiga orang.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Truk ini selanjutnya oleng ke kanan dan menabrak Honda BeAT dengan Nopol AB 5866 QC yang dikendarai KUS memboncengkan MR. Truk akhirnya berhenti setelah menabrak togor listrik hingga patah dan terguling ke kiri. Sedang muatan jeruk berserakan di lokasi kejadian.

”Tadi ada dua orang yang meninggal di TKP. Sedangkan Pak SG kondisinya parah,” kata salah satu warga di lokasi kecelakaan, Heri.

Korban SG akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Wates. Sedang kedua anaknya mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Begitu juga dengan sopir dan kernetnya.

”Kami masih melakukan penyelidikan karena datanya juga masih minim,” kata Kanit Lakalantas Satlantas Polres Kulon Progo Iptu Agus Kusnendar. (ifa/han) Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: