Kronologi Pembunuhan Sadis Dukun Asal Magelang

BNews—MAGELANG— Warga Sutopati Kajoran inisial IS, 57, yang mengaku sebagai Dukun ini dengan sadis mencampur racun kepada dua pasiennya. Motifnya untuk menguasai uang korban sebesar Rp 25 juta.

Dalam jumpa persnya, Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Muhammad Alfan menjelaskan kronologi yang menewaskan Lasman, 31 dan Wasdiyanto, 38, warga Sukomakmur Kajoran. Dimana bermula kedua korban pamit dari rumahnya di Sukomakmur hendak menuju rumah pelaku dengan menggunakan mobil rentalan.

“Kedua korban ini membawa mobil rentalan beserta uang Rp 25 juta yang dida[at dari menggadaikan mobil miliknya. Uang itu dibawa ke rumah pelaku IS di Sutopati Kajoran,” katanya.

Sekitar pukul 16.00 wib, lanjutnya kedua korban tiba di rumah pelaku kemudian memberikan sebuah botol berisi air mineral kepada pelaku. Dimana air itu sebelumnya diambil dari mata air Si Jago yang diminta oleh pelaku.

“Dari pengakuan pelaku, air tersebut digunakan untuk mendoakan air yang dibawa korban. Kemudian air dalam botol dimasukan ke dalam gelas dicampur dengan racun Apotas dan diaduk. Kemudian oleh pelaku dimasukan Kembali air yang dicampur racun Apotas dari dalam gelas ke sebuah plastik bening,” paparnya.

“Pelaku memberikan dua plastik berisi air itu kepada korban. Ia juga berpesan kepada kedua korban harus diminum oleh korban sebelum sampai di rumah dan tidak boleh dilihat oleh orang lain,” terang Alfan.

Lalu kedua korban pamit menuju pasar kaliangkrik untuk bertemu dengan orang yang menggadai mobilnya. Dengan alasan dompet tertinggal.

Download Aplikasi Borobudur News (KLIK DISINI)

“Dan sekitar pukul 19.00 wib kedua korban pulang menuju rumah, namun kedua korban tersebut berhenti dulu di pinggir jalan daerah Sukoyoso Sukomakmut. Mereka berhenti untuk meminum air dalam plastic yang diberikan oleh pelaku. Diduga setelah meminum itu kedua korban langsung meninggal dunia di dalam mobil,” paparnya.

Kedua korba ditemukan Rabu malam 10 November 2021 sekitar pukul 20.20 wib di dalam mobil. Penemuan itu diketahui oleh teman pemilikmobil rental yang dibawa korban.

“Dua korban ini ditemukan tak bernyawa di dalam mobil yang terpakir di pinggir jalan Di Sukoyoso Sukomakmur,” paparnya.

Atas perbuatannya, lanjutnya pelaku dijerat tndak Pidana Pembunuhan Dengan Rencana atau Pembunuhan – Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP.

“Ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: