Kronologi Pemuda Magelang Ditemukan Meninggal di Bantul, Berawal dari Ngopi Bareng
- calendar_month Rab, 18 Mar 2026

ilustrasi tewas meninggal dunia
BNews-JOGJA – Warga Dusun Padaran, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, dikejutkan dengan penemuan seorang pemuda yang meninggal dunia akibat gantung diri pada Selasa (17/3/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial FDU (22), seorang mahasiswa asal Tempuran, Kabupaten Magelang, yang bekerja di sebuah peternakan burung di wilayah setempat.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan warga dan langsung menuju lokasi kejadian sekitar pukul 09.00 WIB.
“Petugas dari Polsek Bambanglipuro bersama Tim Identifikasi Inafis Polres Bantul telah mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di depan rumah saksi R,” ujar Iptu Rita Hidayanto.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula pada Senin malam (16/3/2026). Saat itu korban sempat berkumpul bersama dua rekannya; AH (saksi 1) dan AN (saksi 2), sambil minum kopi di area dapur sekitar pukul 18.30 WIB.
Setelah saksi AH pulang, korban bersama saksi AN melanjutkan aktivitas dengan makan malam dan takjil bersama.
Mereka kemudian didatangi oleh saksi ketiga, WJ, untuk bermain gim di dalam kamar hingga dini hari.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Sekitar pukul 00.30 WIB, saksi WJ pamit pulang karena saksi AN sudah tertidur. Saat itu korban diketahui masih terjaga di dalam kamar,” jelas Iptu Rita.
Namun, saat saksi AN terbangun sekitar pukul 07.00 WIB, korban sudah tidak berada di dalam kamar. Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon kelengkeng yang berada di depan rumah.
Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada rekan lainnya dan melaporkannya ke Polsek Bambanglipuro.
Tim Inafis Polres Bantul bersama dokter Puskesmas Bambanglipuro, dr. Rakhmawati Lailiana Putri, melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan, korban ditemukan dalam kondisi leher terlilit kain sarung.
Iptu Rita menjelaskan, hasil pemeriksaan luar menunjukkan ciri khas kasus gantung diri.
“Ditemukan juga beberapa luka luar seperti robekan pada bibir atas dan bawah, gigi patah, serta lecet di siku kanan. Berdasarkan kondisi kaku mayat dan suhu tubuh yang menurun, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari empat jam sebelum ditemukan,” tambahnya.
Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan keterangan saksi, hingga koordinasi dengan tim medis.
Kasus ini saat ini ditangani oleh Polsek Bambanglipuro bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bantul. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar