Kurun Waktu Terakhir, Daftar Puluhan Bank di Indonesia Alami Kebangkrutan

BNews-NASIONAL- Ada puluhan bank yang mengalami kebangkrutan dalam lima tahun terakhir akibat penyelewengan atau fraud. Hanya dalam tahun 2023 ini, sudah ada empat bank yang mengalami kebangkrutan di Indonesia.

Semua bank yang bangkrut tersebut adalah bank perekonomian rakyat (BPR). Bank terbaru yang mengalami kebangkrutan adalah BPR Persada Guna. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usahanya melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-84/D.03/2023 tanggal 4 Desember 2023 terkait pencabutan izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Persada Guna.

Sebulan sebelumnya, BPR Indotama UKM Sulawesi juga mengalami kebangkrutan dan izinnya juga dicabut oleh OJK melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-79/D.03/2023 tanggal 15 November 2023 terkait pencabutan izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Indotama UKM Sulawesi.

Ketua Umum Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo), Tedy Alamsyah, menyatakan bahwa ada faktor utama yang menyebabkan bank-bank tersebut bangkrut. “Kami melihat BPR yang kehilangan izinnya bukan karena bisnis, tetapi karena adanya mismanagement atau fraud,” katanya kepada Bisnis beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, juga menyebutkan bahwa penyebab dari pencabutan izin BPR ini adalah pelanggaran ketentuan yang berlaku atau fraud.

Dian menjelaskan bahwa tindakan tegas terhadap BPR yang terlibat dalam fraud dilakukan untuk melindungi konsumen, sesuai dengan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).

Saat ini, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sedang mempersiapkan regulasi dan tim khusus untuk mencegah kasus fraud serupa. “Beberapa langkah akan kami ambil, termasuk mengejar pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. Jika mereka marah-marah, biarkanlah. Mereka harus bekerja dengan baik,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, kepada awak media di Jakarta beberapa pekan lalu (6/12/2023).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Data yang dikutip dari Bisnis.com, menunjukkan bahwa setidaknya ada 30 bank yang mengalami kebangkrutan dalam lima tahun terakhir. Banyak kasus kebangkrutan bank terjadi pada pertengahan tahun 2019, di mana sembilan bank dilikuidasi oleh LPS.

Namun, tren kebangkrutan bank mengalami penurunan hingga saat ini. Pada tahun 2020, ketika pandemi Covid-19 mulai melanda, ada delapan bank yang mengalami kebangkrutan di Indonesia. Begitu juga pada tahun 2021, ada setidaknya delapan bank yang mengalami kebangkrutan.

Pada tahun lalu, atau tahun 2022, hanya ada satu bank yang mengalami kebangkrutan di Indonesia. Sedangkan sepanjang tahun ini, sudah ada empat bank yang bangkrut di Indonesia. Selain BPR Persada Guna dan BPR Indotama UKM Sulawesi yang bangkrut pada semester II/2023, LPS juga melaporkan bahwa PT BPR Bagong Inti Marga dan Perumda BPR Karya Remaja Indramayu juga mengalami kegagalan dan telah dilikuidasi pada paruh pertama tahun 2023.

Berikut adalah daftar bank yang mengalami kebangkrutan di Indonesia sejak tahun 2019-2023:

2023:

  • BPR Persada Guna
  • BPR Indotama UKM Sulawesi
  • PT BPR Bagong Inti Marga
  • Perumda BPR Karya Remaja Indramayu

2022:

  • PT BPR Pasar Umum

2021:

  • PT BPR Sumber Usahawan Bersama
  • PT BPR Utomo Widodo
  • PT BPRS Asri Madani Nusantara
  • Koperasi BPR Tawang Alun
  • Koperasi BPR Abang Pasar
  • PT BPR Sewu Bali
  • PT BPR LPN Tapan
  • PT BPR Bina Barumun

2020:

  • PT BPR Lugano
  • PT BPR Nurul Barokah
  • PT BPR Brata Nusantara
  • PT BPR Artaprima Danajasa
  • PT BPR Stigma Andalas
  • PT BPR Tebas Lokarizki
  • PT BPR Sekar
  • PT BPRS Gotong Royong

2019:

  • PT BPRS Hareukat
  • PT BPR Calliste Bestari
  • PT BPR Efita Dana Sejahtera
  • PT BPR Legian
  • PT BPRS Muamalat Yotefa
  • PT BPR Pancadana
  • PT BPRS Safir Bengkulu
  • PT BPRS Jabal Tsur
  • PT BPR Fajar Artha Makmur

Sumber Data: LPS Diolah oleh Bisnis. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!