Lagi…Klitih Beraksi di Muntilan, Ini Kronologinya

BNews—MUNTILAN— Aksi diduga klitih kembali terjadi di wilayah Muntilan Kabupaten Magelang, dini hari tadi (27/2/2020). Seorang remaja menjadi korban aksi penjahat jalanan itu.

Korban diketahui bernama Muhammaf Ahsin Irfani, 19. Warga Desa Pabelan Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Dia mendapatkan sabetan dikepala.

Paman Korban Rizky mengatakan kejadian bermula saat korban hendak pulang dari Japuan Tanjung Muntilan. Kemudian, sekitar pukul 02.30 dini hari hendak pulang.

“Sampai di depan SMPN 3 Muntilan tiba-tiba diteraiki orang tidak dikenal. Mandek Mas Mandek,” katanya menirukan keterangan korban.

Merasa aneh, kata dia, korban kemudian mempercepat kendaraannya. Namun, dua kendaraan diduga KLX dan Vario mengapitnya dari sisi kanan dan kiri.

“Terus pelaku mengeluarkan clurit (sabit) lalu menebaskannya ke kepala Irfani,” kata dia.

BEKAS : Helm korban bekas senjata tajam. (Foto : dok pribadi)
Loading...

Beruntung sabetan pedang itu hanya mengenai bagian helmnya. “Bisa kabur, terus kedua pelakunya lari ke arah Gunungpring,” kata dia.

Pelaku kata dia menggunakan helm BMC kemudian menggunakan jaket. Sepeda motor tidak memiliki plat nomor.

Pihaknya mengaku belum melaporkan kejadian ini ke kepolisian. “Tidak lapor,” kata dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Hadi Handoko mengatakan pihaknya belum menerima laporan kejadian itu. Pihaknya berharap korban segera melaporkan kejadian itu sebagai dasar untuk melakukan pengusutan.

“Kalau merasa jadi korban segera melaporkan ke polisi,” kata dia.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kasat Sabhara untuk meningkatkan patroli. (her/bsn)

Kaos Deglang
1 Comment
  1. Fatkhul Muin says

    Harusnya kalo memang terjadi, polisi jangan menunggu laporan korban, tapi langsung menanggapi/merapat ke korban untuk konfirmasi dan menindaklanjuti kejadian tersebut.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: