Lahan Milik Keluarga Mantan Gubernur Jateng di Magelang Terkena Dampak Jalan Tol Bawen
- calendar_month Rab, 2 Feb 2022

Konsultasi Publik pengadaan lahan jalal tol bawen yogyakarta di Grabag Magelang
BNews–MAGELANG-– Pengadaan lahan proyek jalan tol Bawen-Yogyakarta di Magelang terus berlangsung melalui konsultasi publik. Dan salah satu lahan milik salah satu keluarga mantan Gubernur Jawa Tengah periode 1993-1998, Soewardi, ikut terdampak.
Retno, perwakilan dari keluarga mantan Gubernur Jateng mengaku lahan mereka iktu terdampak tol. Yakni sawah sekitar 4.700 meter persegi dan sebagian kandang ayam yang belum diketahui luasannya.
“Kalau nanti ke depannya meningkatkan perekonomian masyarakat, saya setuju. Semoga berjalan lancar sampai nanti pembayaran (uang ganti rugi),” ungkap perempuan yang mengaku keponakan Soewardi itu, Senin (31/1). dikutip jpnn.
Selain salah satu keluarga mantan Gubernur Jateng, proyek Tol Yogyakarta-Bawen juga mengenai lahan milik hakim tinggi dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jakarta, Sunarto.
Bahkan, yang bersangkutan menyempatkan diri hadir di tengah kesibukannya untuk ikut Konsultasi Publik tersebut. Yakni di Balai Desa Kalikuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Senin (31/1).
“Saya hanya mewakili dari keluarga saja untuk ikut sosialisasi ini,” kata Sunarto seusai konsultasi publik di lokasi kegiatan.
Dia ikut konsultasi publik karena lahan sawah milik keluarganya seluas dua ribu meter persegi, terkena pembangunan jalan tol. Sunarto mewakili keluarga juga sudah sepakat atau mengizinkan lahannya kena tol.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Saya kira setuju (sepakat Tol Yogyakarta-Bawen),” ucapnya.
Sunarto belum memiliki rencana penggunaan uang hasil ganti kerugian lahannya. Yang jelas, dia ingin memanfaatkan 2,5 persennya untuk berzakat.
“Karena ini peninggalan orang tua dan orang tua juga sudah meningal dunia maka saya berusaha agar nantinya dicatat Tuhan sebagai amal ibadah. Yang pertama saya keluarkan adalah zakat 2,5 persen, baru kami bicarakan lainnya,” ujarnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Yogyakarta-Bawen Moh Fajri Nukman mengatakan pembebasan lahan tol tidak memilih titik tertentu atau kepemilikan pihak tertentu. Namun, murni untuk memenuhi kebutuhan konstruksi
. “Pembebasan lahan jalan tol ini murni kebutuhan konstruksi jalan tol di lapangan. Ini murni berdasarkan desain perencanaan tol itu sendiri,” jelas Fajri.
Dia menambahkan, desain itu mempertimbangkan beberapa aspek. Terutama pertimbangan keselamatan, mengingat laju kendaraan di tol yang tidak lambat.
Untuk diketahui, proyek Tol Yogyakarta-Bawen akan melintasi tiga kabupaten, yakni Semarang, Temanggung, dan Magelang. Pemprov Jateng telah menyiapkan anggaran triliunan rupiah untuk ganti rugi warga terdampak. (*/jpnn)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar