Laporan Aktivitas Gunung Merapi Terbaru, Masih Terjadi Guguran

BNews–DUKUN– Gunung Merapi yang berlokasi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta terus mengalami guguran. Hal tersebut seperti apa yang dilaporkan BPPTKG dalam laporan hariannya.

Seperti yang dilaporkannya melalui akun @BPPTK siang ini (7/8/2020), dimana memberikan laporan aktivitas gunung merapi tanggal 6 Agustus 2020.

Periode pengamatannya selama 24 jam, yakni muli pukul 00.00 wib hingga pukul 24.00 wib.

Dalam laporannya tersebut, disebutkan aktivitas kegempaan terjadi sebanyak tiga kali guguran, tiga kali gempa hybrid atau fase banyak. Terjadi juga dua kali gempa vulkanik dangkal, dua kali gempa tektonik dan satu kali hembusa.

Sementara untuk laporan pengamatan visual, dituliskannya asap warna putih tampak dengan intensitas tinggi hingga dengan ketinggian 25-75 meter diatas puncak.

Dan untuk pengamatan guguran, dilaporkan bahw aguguran lava tidak tampak dalam periode tersebut.

Status gunung merapi sendiri masih pada level dua yakni Waspada sejak 21 Mei 2018 lalu. Mereka juga mengeluarkan beberapa rekomendasi.

Loading...
Rekomendasi tersebut yakni :
  1. Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian terkait dengan mitigasi bencana
  2. Kawasan di radius 3 Kilometer dari Puncak Gunung Merapi harus dikosongkan dari aktivitas penduduk
  3. Masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi
  4. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, status Gunung Api di Yogyakarta itu akan ditinjau kembali
  5. Masyarakat diminta agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan pemda atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz atau melalui situs (www.merapi.bgl.esdm.go.id) dan akun media sosial BPPTKG.
  6. Pemerintah Daerah di sekitar Gunung Merapi direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi terbaru gunung api tersebut ke masyarakat.

(bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: