Laporan Harian Aktivitas Gunung Merapi, Terjadi Empat Kali Guguran

BNews–DUKUN– Aktivitas kegempaan di Gunung Merapi masih terus terjadi. Status merapi hingga saat ini masih di level II atau Waspada (8/8/2020).

Guguran juga dilaporkan oleh BPPTKG masih terjadi di Gunung Merapi. Termasuk aktivitas kegempaan juga dilaporkan masih terjadi.

Hal itu seperti yang dilaporkannya melalui akun @BPPTK siang ini (8/8/2020). Dimana laporan tersebut memberikan update aktivitas gunung merapi tanggal 7 Agustus 2020.

Periode pengamatannya dalam laporan itu adalah selama 24 jam, yakni mulai pukul 00.00 wib hingga pukul 24.00 wib.

Dalam laporannya tersebut, disebutkan aktivitas kegempaan terjadi sebanyak empat kali guguran,satu kali gempa low frequency, enam kali gempa hybrid atau fase banyak. Terjadi juga satu kali gempa vulkanik dangkal, dua kali gempa tektonik dan dua kali hembusan.

Sementara untuk laporan pengamatan visual, dituliskannya asap warna putih tampak dengan intensitas sedang hingga tebal. Dengan ketinggian 50 meter diatas puncak merapi.

Dan untuk pengamatan guguran, dilaporkan bahw aguguran lava tidak tampak dalam periode tersebut.

Status gunung merapi sendiri masih pada level dua yakni Waspada sejak 21 Mei 2018 lalu. Mereka juga mengeluarkan beberapa rekomendasi.

Rekomendasi tersebut yakni :
  1. Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian terkait dengan mitigasi bencana
  2. Kawasan di radius 3 Kilometer dari Puncak Gunung Merapi harus dikosongkan dari aktivitas penduduk
  3. Masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi
  4. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, status Gunung Api di Yogyakarta itu akan ditinjau kembali
  5. Masyarakat diminta agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan pemda atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz atau melalui situs (www.merapi.bgl.esdm.go.id) dan akun media sosial BPPTKG.
  6. Pemerintah Daerah di sekitar Gunung Merapi direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi terbaru gunung api tersebut ke masyarakat.

(bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: