Lucu, Maling Ini Mengaku Langgar Petungan Jawa Sehingga Ditangkap Polres Magelang

BNews—MUNGKID— Ada-ada saja perilaku dua pencuri lintas provinsi yang dibekuk Polres Magelang ini. Bagaimana tidak, dia menggunakan petung jowo (perhitungan jawa) sebelum beraksi

Kedua pelaku adalah Rudianto, 39 warga Prambanan Klaten dan M Adhan Ridai, 27 warga Sleman Jogjakarta. Sebelum beraksi mereka selalu menghitung pakai rumus jawa.

Kedua pelaku sudah beraksi di 28 lokasi pencurian. Terakhir keduanya beraksi di Krajan, Salaman, Kabupaten Magelang dan berhasil membawa kabur laptop setelah membobol rumah.

“Saya biasanya jalan dulu, terus menggunakan pitungan (perhitungan) Jawa. Hitungan itu menurut nama kampung. Misalnya sekarang hari Jumat Kliwon. Jumat ada 8, Kliwon 8 dijumlah 16,” kata salah seorang pelaku, Rudianto (39) kepada wartawan saat dihadirkan dalam jumpa pers yang digelar Polres Magelang, siang tadi (23/8).

Loading...

“Terus nama kampung misalnya, Magelang dihitung dari Hanacaraka Datasalawa Padhajanya Magabathanga. Kemudian, Ma ada 18 ditambah 16 tadi ada 34 terus dibagi 7. Misalnya, ada 6 terus dibagi 3 habis. Untuk itu, Magelang dikerjakan,” ujar dia.

BACA JUGA : DITUDUH SELINGKUH OLEH PACARNYA, PRIA MERTOYUDAN AMUK PACARNYA PAKAI PEDANG

Saat hendak ditangkap pun, dia mengaku salah perhitungan jawa. Seharusnya dia tidak ke Pakis tempat temannya hingga akhirnya ditangkap. “Saya kan menghadiri pernikahan teman di Pakis. Setelah acara selesai, saya ditangkap. Hitungan itu, semestinya bukan ke arah itu, tapi saya terjang,” tutur Rudianto.

Kapolres Magelang AKBP Yudhianto Adhi melalui Kabag Ops Polres Magelang, Kompol Ngadisa menambahkan kedua pelaku ditangkap tim Resmob Polres Magelang di dua tempat berbeda. Di Klaten dan Pakis Magelang.

Keduanya kini ditahan di Mapolres Magelang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (bsn/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: