Mayat Laki-Laki Ditemukan Membusuk Di Area Persawahan Warga Di Magelang

BNews–MAGELANG– Sesosok mayat pria ditemukan di area persawahan warga di daerah Ngluwar Kabupaten Magelang pada Kamis siang kemarin (1/4/2021). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk.

Kapolsek Ngluwar IPTU Gembong Ardianto melalui Kasubag Humas Polres Magelang, IPTU Mutohir membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Betul mayat seorang laki-laki ditemukan di area persawahan di daerah Dusun Babadan Desa Ngluwar Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang. Penemuan sekitar pukul 11.00 wib oleh petani lain,” katanya Kamis sore kemarin (1/4/2021).

Korban diketahui bernama Sariyanto, 59, seorang buruh bangunan warga Jambon Desa Karangtalun Ngluwar. Mayat Sariyanto pertama kali ditemukan oleh seorang petani setempat bernama Basari.

“Saksi bernama Basari yang menemukan pertama kali. Dimana saat itu Basari sedang memetik padi, namun mencium bau busuk yang menyengat. Kemudian Basari mencoba mencari sumber bau busuk tersebut” imbuhnya.

Basari mencoba menelusuri bau busuk yang ternyata mengarah di area persawahan di bawahnya. “Saat itu Basari mengecek dan mendapati sesosok mayat laki-laki yang telah membusuk dan kondisi terlentang. Kemudian Basari melaporkan ke saksi lainnya yakni Kambali yang merupakan kepala wilayah,” paparnya.

Setelah itu, lanjutnya kedua saksi kembali mengecek ke area persawahan penemuan mayat tersebut. Kemudian melanjutkan laporan ke Polsek Ngluwar.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISIN)

“Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek langsung meluncur ke lokasi penemuan bersama Tim Inafis Polres Magelang,” ujarnya.

Petugas langsung melakukan pemeriksaan lokasi dan mayat korban tersebut. “Hasil pemeriksaan korban diduga sudah meninggal dunia sekitar 4 hari yang lalu. Korban ditemukan mengenakan kaos warna merah dan celana panjang warna biru. Posisi korban terlengtang dan bagian kepala di sisi selatan,” paparnya.

Sementara hasil pemeriksaan medis oleh dr. Ning Kusdiarini ditemukan bahwa pada tubuh mayat korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. “Korban meninggal dengan keadaan wajar. Meskipun tubuh korban sudah mulai membusuk,” tegasnya.

Informasi lain yang diperoleh petugas, bahwa korban diketahui sudah meninggalkan rumah pada hari Senin tanggal 29 Maret 2021 lalu. “ Keluarga korban dalam hal ini anak kandung menerima dengan ikhlas atas kematian korban yang dianggap sebagai musibah . Kemudian korban dimakamkan oleh pihak keluarga,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: