Menderita Kanker Payudara, Bolehkah Bunda Menyusui Si Kecil?

BNews—BOROBUDUR— Menyusui bisa menjadi salah satu faktor untuk mencegah kanker payudara pada wanita. Ya Moms, pengaruh hormon saat menyusui memang sudah terbukti bisa menekan risiko kanker payudara.

Namun, bagaimana jika seorang Ibu menderita kanker payudara. Apakah boleh menyusui bayinya?  

Seperti yang Kita tahu, Ibu dengan kanker payudara harus menjalani berbagai proses penyembuhan. Baik menggunakan obat hingga radiasi kemoterapi. Banyaknya bahan kimia tersebut umumnya jadi kekhawatiran tersendiri.

Dilansir La Leche League International, organisasi nonpemerintah nirlaba yang memberikan edukasi soal menyusui, bayi yang menyusu dari Ibu dengan kanker payudara tidak akan menyebabkan bayi tertular kanker.  Meski memang rasa ASI akan berubah karena adanya pertumbuhan jaringan ganas.

Namun, tidak semua bayi menolak menyusu dari payudara yang terkena kanker. Lalu, bagaimana jika Ibu harus melakukan berbagai pengobatan atau tindakan untuk menyembuhkan kanker payudara? 

Beberapa tindakan dan pengobatan kanker payudara, ternyata ada yang tidak memengaruhi kualitas ASI dan tentunya masih boleh menyusui bayinya. Beberapa tindakan tersebut seperti imaging techniques untuk diagnosis patologi yaitu ultrasound, mammogram, MRI, PET, MIBI, EIT, CT Scan, CAT, termografi dan diaphanography

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Semua tindakan tersebut bersifat noninvasif dan tidak mempengaruhi produksi atau keamanan ASI. Mungkin untuk Ibu menyusui lebih sulit untuk menafsirkan hasil jaringan payudara karena peningkatan kepadatan akibat terisi ASI. Namun, tidak perlu menghentikan menyusui untuk menjalani prosedur ini. 

Kemudian, jika memang Ibu harus melakukan prosedur duktogram, di mana kateter dimasukkan ke dalam saluran laktasi melalui puting untuk menyuntikkan pewarna radioaktif yang dapat dideteksi pada X-Ray. Hal itu juga tidak mempengaruhi produksi ASI atau keamanannya, karena tindakan tersebut tidak diserap ke dalam jaringan Ibu atau bayi. 

Tindakan-tindakan lain yang masih memperbolehkan penderita kanker payudara menyusui bayinya yakni aspirasi jarum. Tindakan tersebut dilakukan untuk menghilangkan isi kista dan galaktokel berisi cairan. 

Jika Ibu dengan kanker payudara harus melakukan biopsi, dokter mungkin akan menyarankan Ibu untuk berhenti menyusui. Ini karena biopsi dapat merusak saluran laktasi atau saraf. Namun sekali lagi, pastikan dulu dengan dokter yang merawat, ya, Moms. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: