Mengunjungi Padepokan “Mbah Gini” di Dukun, Tempat Pernikahan Gaib

BNews—DUKUN—Di Kabupaten Magelang, ada sebuah kecamatan yang memiliki nama mistis. Kecamatan Dukun. Namanya Kecamatan Dukun, dari namanya saja orang berpikir makna dari kata “Dukun”.

Hingga saat ini nama tersebut masih menjadi misteri yang belum terkuak secara publik. Namun, dengan nama tersebut di dalamnya menyimpan sejuta gudang seni dan budaya.

Advertisements


Salah satunya padepokan Mbah Gini yang sering disebut Pelataran Candi Siwa ini yang berlokasi di Dusun Ngentak Desa Sumber Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Dimana divdalamnya terdapat patung Dewa Siwa dan Wisnu dengan bangunan dibuat seperti tribun dari batu merapi.


Padepokan Mbah Gini dibangun pada 2013-2014 lalu. Menurut informasi dari pekerja bangunan yang terlibat dalam pengerjaan padepokan ini, biaya menelan lebih dari Rp 1 miliar.

Selain disebut Pelataran Candi Wisnu dan Padepokan Mbah Gini, lokasi ini disebut juga Candi Semar Sewu. Dengan model arsitekturnya jawa kuno yang dipenuhi ornamen dan relief mirip candi Borobudur.

Padepokan ini memiliki altar yang luas. Mirip tempat pementasan di GWK Bali. Luas sekali. Cukup untuk arena pertunjukan dengan kapasitas 1000 orang.

DOK : Pintu masuk padepokan Mbah Gini saat prosesi doa lintas agama 2014 (Foto--bsn)
DOK : Pintu masuk padepokan Mbah Gini saat prosesi doa lintas agama 2014 (Foto–bsn)

Dibagian atas pelataran berdiri sebuah patung besar yakni patung Dewa Wisnu. Patung Dewa Tertinggi ini memiliki tinggi kurang lebih 2,5 meter. Dibelakangnya juga ada relief dewa yang sama dengan banyak tangan.

Menurut sejumlah warga tak banyak kegiatan yang dilaksanakan di Pedepokan Milik Mbah Gini ini. Biasanya hanya waktu-waktu tertentu. Seperti Suro, dan hari-hari penanggalan jawa yang dianggap sakral.

Acara besar yang melibatkan banyak orang terakhir terjadi 2018 lalu. Saat itu, ada kegiatan ritual, meski ada juga doa lintas agama baik Islam, Hindu, Kristen dan lain sebagainya. Tentunya acara slametan dan pentas seni budaya rakyat.

Tak banyak yang bisa masuk ke lokasi tersebut. Selain tertutup lokasi ini hanya digunakan untuk kegiatan-kegiatan tertentu.

Di daerah tersebut, Mbah Gini dikenal sebagai tokoh Supranatural. Guru spiritual. Banyak orang dari berbagai daerah datang kepadanya untuk meminta nasehat dan meminta petunjuk.

Sempat viral pada awal tahun 2017 juga terkait pernikahan gaib,yakni pernikahan Panglima Burung sesosok gaib yang dipercaya warga Borneo dengan seorang bernama Sri Barono Jagat Parameswari dari Merapi.

Sebelumya juga pada 2014 lalu di padepokan Mbah Gini juga dilangsungkan acara pernikahan gaib. Perempuan yang dinikahkan saat itu diduga kuat sebagai Linda. Dia menikah secara gaib dengan Prabu Anom dari Gunung Merapi.

Eko Kalisno, Sekdes Sumber mengatakan pernah ada para wisatawan yang live ini di Desa Sumber melakukan kegiatan di lokasi tersebut. “Saat itu mereka disana berlatih menari dan diijinkan masuk oleh mbah gini,” ungkapnya kepada Borobudur News. (bsn/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: