Rumah Dihajar Angin Warga Mengungsi

BNews–MAGELANG– Ratusan rumah di sepuluh kecamatan di Kabupaten Magelang diterjang angin puting beliung. Satu orang warga dilaporkan mengalami luka-luka sementara puluhan lainnya harus mengungsi sementara waktu.
Korban luka adalah  Panji Setiawan, warga Jumyo Kecamatan Salam. Dia harus dirawat karena tertimpa genting di bagian kepala saat terjadi angin puting beliung.
Menurut Badan Penagggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, sembilan kecamatan itu adalah Muntilan, Kaliangkrik, Salam, Ngluwar, Windusari, Secang, Bandongan, Mungkid, Srumbung dan Candimulyo.
Kerusakan parah juga terjadi di Kecamatan Kaliangkrik. Dimana, ratusan rumah di Dusun Kacetan Desa Ngargosoko rusak berat. Beberapa warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena rumah mereka rusak dan tidak layak huni.
Maspriyo, warga setempat, menceritakan bahwa awal mula peristiwa dimulai dengan hujan rintik. Kemudian angin kencang menerjang dan awan hitam pekat tiba-tiba menyelimuti Dusun Kacetan. Tidak lama kemudian datang hujan deras mengguyur kawasan lereng Gunung Sumbing itu. “Kami banyak yang mengungsi karena rumah tidak bisa ditempati,” katanya.
Kepala BPBD Sujadi mengatakan di Kecamatan Muntilan terdapat sebuah mobil yang sedang parkir di kawasan Plaza Muntilan tertimpa pohon tumbang. Selain itu ada juga belasan rumah yang tertimpa pepohonan. “Selain itu pohon tumbang juga memutus akses jalan di daerah Moroseneng dan memutus kabel listrik,” ungkap dia.
Di Kecamatan Windusari angin menerjang ratusan rumah. Diantaranya di Desa Balesari angin menerjang lima dusun yakni Jambean, Salakan, Mojo, Kembangsari dan Malang Gaten. “Ada sekitar 250 rumah yang rusak ringin di bagian atap.
Selain itu, di Desa Kembangkuing angin juga melanda di lima dusun yakni Kembangkuning, Jlupo, Campurrejo, Kewayuhan dan Candiroto. Di sana, ada 25 rumah rusak ringandi bagian atap dan dua fasilita umum yakni MI Desa Kembangkuning dan PKDDesa Kembangkuning. (yan)

Foto : Facebook Jatmiko

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: