Merapi Luncurkan Wedhus Gembel Sejauh 1,5 Kilometer Arah Barat Daya

BNews—JOGJAKARTA— Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Senin (5/7) pagi. Gunung yang berada di perbatasan Jateng-DI Jogjakarta ini melucurkan awan panas sejauh 1.500 meter atau 1,5 kilometer ke arah barat daya.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, Merapi meluncurkan awan panas guguran pada pukul 08.48WIB. Awan panas guguran tercatat di seismogram beramplitudo 52 milimeter.

”Dan terjadi selama 124 detik. Jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya,” kata Hanik.

Pada periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00WIB, guguran lava pijar juga teramati 20 kali meluncur dari Gunung Merapi. Dengan jarak maksimum 1.700 meter ke arah barat daya dan 9 kali ke arah tenggara sejauh 1.500 meter.

Salah satu gunung api teraktif didunia ini juga tercatat mengalami 82 kali gempa guguran dengan amplitudo tiga sampai 19 milimeter selama sebelas hingga 127 detik. Lalu 17 kali gempa fase banyak dengan amplitudo tiga sampai 26 milimeter selama tiga hingga sembilan detik.

Berikutnya, sembilan kali gempa embusan dengan amplitudo tiga hingga sembilan milimeter selama lima sampai 19 detik. an dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 45-75 mm selama sebelas hingga 13 detik.

Sampai saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya.

”Meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih,” terangnya.

Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: