Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » MERIAH !!! Tradesi Mateni Kali di Grabag, Ratusan Warga Nyebur Ke Sungai

MERIAH !!! Tradesi Mateni Kali di Grabag, Ratusan Warga Nyebur Ke Sungai

  • calendar_month Sen, 17 Okt 2022

BNews–MAGELANG– Suasana berbeda dan terkesan meriah di alur sebuah sungai di wilayah Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Banyak masyarakat menyeburkan diri di sungai tersebut Minggu pagi kemarin (16/10/2022).

Sungai kecil tersebut berada di Dusun Ngleter Desa Telogorejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Ratusan warga sekitar masuk ke aliran sungai, dan tentunya tanpa alasan.

Dengan membawa jaring dan jala, mereka berebut berbagai macam ikan yang banyak tumbuh di sungai itu, seperti uceng, unjar dan juga udang. Ada juga ikan lele yang sengaja di sebar.

Tidak tua, muda, dewasa, anak-anak, laki-laki dan perempuan saling berbasah ria dan tertawa suka cita sambil mencari ikan-ikan yang berseliweran. Mereka membawa jaring untuk memudahkan mengambil ikan.

 Namun tetap saja, banyak yang merasa kesulitan karena ikan-ikan itu lincah berenang kesana kemari. Kesulitan menjaring  ikan itu yang membuat  suasana menjadi meriah.

Ketua panitia kegiatan, Yusron Anwar mengatakan, kegiatan menangkap ikan di sungai ini dalam rangka ulang tahun dusun atau merti dusun.

Namun, katanya warga setempat mengistilahkan dengan tradisi ” Mateni Kali”. Biasanya kegiatan ini  dilaksanakan setiap tanggal 20 bulan Maulud.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Menangkap ikan di sungai sudah menjadi tradisi yang dilakukan puluhan tahun silam oleh sesepuh terdahulu. “Kita sebagai generasi wajib untuk melestarikan tradisi ini,” katanya, minggu (15/10/2022).

Yusron mengatakan, merti dusun ini bertujuan untuk keselamatan desa. Juga menjadi ajang saling silaturahmi antar warga.

Tradisi menangkap ikan di sungai ini berawal dari kebiasaan, bahwa dulu menangkap ikan untuk ambengan atau kenduri. “Jadi ikan itu untuk lauk pas selamatan di masjid atau diadakan jalan depan masjid,” tuturnya.

Karena sudah menjadi kebiasaan, maka hingga kini untuk selamatan selalu dengan lauk ikan. “Jadi secara  lambat laun kegiatan tersebut menjadi sebuah tradisi menangkap ikan secara bersama-sama,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less