Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Minat Belajar Seni pada Peserta Didik Tinggi, Namun Fasilitas di Sekolah Kurang Memadai

Minat Belajar Seni pada Peserta Didik Tinggi, Namun Fasilitas di Sekolah Kurang Memadai

  • calendar_month Sen, 2 Okt 2023

BNews-OPINI- Seni merupakan wujud ekspresi diri seseorang yang dituangkan dalam sebuah karya seperti lagu, alunan music, tarian, teater, lukisan, dan lain-lain. Setiap orang memiliki cara dan pandangan tersendiri dalam mengeksresikan dan memandang sebuah karya seni.

Sesuai yang diungkapkan oleh salah satu seniman abstrak terkenal asal Jepang, Taro Okamoto yang menyebutkan; bahwa seni itu seperti sebuah ledakan. Artinya sebuah karya seni merupakan hasil dari bentuk eksperesi perasaan; emosi dari seseorang sebagai wujud ungkapan diri yang dituangkan dengan keindahan tertentu yang memiliki makna tersendiri.

Sebuah karya seni hanya bisa dirasakan dan dinikmati oleh orang yang memiliki jiwa dan pengalaman seni. Oleh karena itu, seni menjadi salah satu bagian terpenting dalam diri seseorang.

Dalam dunia Pendidikan formal terdapat mata pelajaran seni budaya yang dapat membantu peserta didik; mengembangkan kreativitas, meningkatkan sensitivitas, dan mengekspresikan diri serta memahami kebudayaan.

Tujuan adanya mata pelajaran ini diselenggarakan dalam Pendidikan karena kebermanfaatannya terhadap pemenuhan kebutuhan; perkembangan pengalaman seni dalam diri peserta didik melalui kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi.

Selain itu, tujuan adanya pembelajaran seni dan budaya di sekolah yaitu untuk pengembangan sikap dan relaksasi mental. Pendidikan seni dan budaya dimaksud untuk mengembangkan minat dan bakat peserta didik dalam bidang non akademik dengan pemberian tugas seperti berkarya seni; karena setiap peserta didik memiliki kecerdasan dalam bidang yang berbeda-beda.

Bagi peserta didik yang sangat berminat menciptakan sebuah karya seni, pembelajarn seni merupakan wadah terbaik. Oleh karena itu, jenjang Pendidikan perlu memfasilitasi kemampuan-kemampuan tersebut dalam setiap bidang.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Minat belajar seni yang tinggi pada peserta didik di sekolah merupakan suatu hal yang perlu diapresiasi dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Sebuah seni tidak hanya membantu peserta didik mengembangkan kreativitas tetapi juga dapat membantu peserta didik mengontrol diri dan mengelola emosi.

Selain itu dengan seni peserta didik dapat memahami kebudayaan, sejarah, dan ekspresi diri.

Berkaitan dengan hal tersebut, ternyata masih banyak permasalahan dalam pengimplementasiannya di sekolah. Salah satu faktor yang sering dijumpai di sekolah yaitu terbatasnya fasilitas terutama ketersediaan guru seni dan peralatan seni.

Padahal fasilitas tersebut berperan penting dalam pengembangan dan peningkatan minat belajar peserta didik terhadap seni. Jika tidak ada kesediaan guru yang mengampu dalam bidang seni (berkualitas), maka pembelajaran hanya sebatas teori karena diampu oleh guru biasa.

Hal ini akan membatasi pengembangan keterampilan seni pada peserta didik. Dengan adanya guru seni maka peserta didik; akan merasa lebih mudah dalam bertanya apabila mengalami kesulitan karena guru seni memiliki pengalaman; yang lebih mendalam dibandingkan guru biasa.

Selain keterbatasan guru seni, fasilitas peralatan seni juga mempengaruhi minat peserta didik untuk belajar seni. Ketersediaan fasilitas; akan sangat mendukung siswa dalam berkarya seni. Misalnya bagi peserta didik yang berminat menciptakan seni bermusik, maka harus didukung dengan peralatan seni musik.

Begitupun dengan seni-seni yang lainnya. Keterbatasan peralatan seni seperti kanvas, cat, alat music, kostum, dan bahan kerajinan; dilatar belakangi oleh mahal dan langkanya barang tersebut. Kurangnya fasilitas seperti guru seni dan peralaan seni dapat menghambat siswa dalam menuangkan atau mengekspresikan dirinya dengan keahlian yang dimiliki.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Berdasarkan permasalahan tersebut ada beberapa cara atau solusi yang dapat dilakukan oleh sekolah untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Solusi yang pertama yaitu perekrutan guru seni atau pelatihan guru dalam bidang seni.

Praktik Membuat Kerajinan dari barang bekas _ foto Internet

Melalui perekrutan atau pelatihan ini, guru yang tidak dalam bidang seni dapat diberikan pelatihan tentang aspek-aspek seni; dan bagaimana membelajarkan seni pada peserta didik untuk memfasilitasi minat peserta didik dalam berkarya seni.

Solusi selanjutnya yaitu pihak sekolah dapat berkolaborasi dengan komunitas kesenian yang menyediakan sumber daya yang bersedia membimbing; dan membelajarkan aspek-aspek seni pada peserta didik. Selain itu apabila tidak tersedianya fasilitas secara fisik; dapat memanfaatkan perkembangan teknologi seperti perangkat lunak seni digital, aplikasi atau web yang menawarkan fasilitas; untuk mengembangkan keterampilan dan minat bakat peserta didik dalam bidang seni.

Selanjutnya apabila sekolah keterbatasan dalam penerapan ketiga solusi diatas, sekolah dapat memanfaatkan fasilitas; yang telah tersedia dengan sebaik dan seoptimal mungkin. hal ini dapat dilakukan melalui program ekstrakulikuler maupun praktik dalam pembelajaran. Misalnya ketika pembelajaran seni dan budaya, peserta didik diminta membuat sebuah karya seni; dengan barang bekas atau barang yang mudah ditemukan disekitar peserta didik.

Dapat disimpulkan bahwa tingginya minat belajar seni pada peserta didik harus didukung oleh fasilitas yang memadai; karena tanpa adanya fasilitas yang dijadikan pengembangan minat dan bakat tersebut, peserta didik tidak akan bisa mengembangkan diri secara optimal.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Walaupun bisa mengembangkan diri melalui les atau pelatihan diluar sekolah, namun dalam Pendidikan formal juga terdapat; mata pelajaran seni budaya yang mana dalam pembelajaran ini harus diimplementasikan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kurang tersedianya fasilitas disekolah yang meliputi ketersediaan guru seni dan peralatan seni yang memadai; sangat berpengaruh terhadap pengembangan minat dan bakat peserta didik serta dapat menghambat kegiatan pembelajaran.

Minat belajar seni yang tinggi pada peserta didik harus diberikan wadah yang seharusnya dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Minat seni pada peserta didik dapat membantu peserta didik lebih kreatif, berfikir kritis, dan mengekspresikan diri.

Selain itu, melalui karya seni dapat memberikan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri bagi peserta didik. Oleh karena itu, sekolah harus memaksimalkan ketersediaan sarana dan prasarana yang menunjang agar minat; dan bakat peserta didik dapat tersalurkan. Penerapan solusi-solusi yang telah ditawarkan merupakan bentuk investasi dalam mengembangkan peserta didik dalam bidang seni dan pemahaman budaya.

Penulis: Risma Ika Nurhidayah, Dr. Eka Titi Andaryani, S.Pd., M. Pd.
Mahasiswa PGSD, Dosen Seni Budaya PGSD FIPP UNNES

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less