Musnahkan Puluhan Ribu Petasan, Polres Magelang Kota Libatkan Tim Gegana
- calendar_month Rab, 25 Mei 2022

Polres Magelang Kota dan tim dari Gegana Brimobda Jateng memusnahkan puluhan ribu petasan yang dilaksanakan di lahan kosong yang berada di Desa Sukosari Kecamatan Bandongan Magelang, Selasa (24/5/22). (foto: istimewa)
BNews—MAGELANG— Polres Magelang Kota memusnahkan puluhan ribu petasan yang dilaksanakan di lahan kosong Desa Sukosari, Kecamatan Bandongan Magelang, Selasa (24/5/22).
Dalam pemusnahan petasan tersebut, Polres Magelang Kota melibatkan tim dari Gegana Brimobda Jawa Tengah yang memiliki kemampuan Penjinakan Bomb (Bomb Disposal) yang dipimpin Kompol Jonperi.
Kegiatan yang dilakukan di lahan kosong jauh dari pemukiman itu disaksikan langsung Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang. Yang didampingi Kabagops Kompol Sri Wigiyanti, para Kasat Opsnal, Kapolsek Bandongan AKP Sukardiyana, Danramil Bandongan Kapten Wagino, Camat Bandongan Suroto serta Kades Sukosari Munginan.
Kapolres Yolanda mengatakan bahwa petasan yang dimusnahkan merupakan hasil kegiatan operasi dan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan sebelum, selama dan setelah lebaran Idul Fitri 2022 yang dilakukan Polres Magelang Kota.
Dia menyebut, jumlah petasan yang di musnahkan yakni sepuluh rangkaian petasan dalam bentuk rentengan sepanjang sekitar 2,5 Meter yang berisi 620 buah petasan. Kemudian 72.000 petasan dalam bentuk delapan bal petasan yang masing masing bal berisi 9000 petasan.
”Keseluruhan yang dimusnahkan sejumlah 72.620 petasan. Yang mana merupakan hasil Operasi Ketupat Candi dan KRYD lebaran Idul Fitri 2022” ungkap Yolanda di lokasi pemusnahan.
Dia menyebut, selain petasan, dua satu buah granat nanas yang ikut dimusnahkan. Dimana salah satunya yang ditemukan warga di pinggir Sungai Kali Manggis kampung Gelangan Kota Magelang pada tahun 2013 Silam
”Sementara satu lainnya merupakan temuan di wilayah Polres Magelang,” imbuh Yolanda.
Tambah dia, teknik dan cara pemusnahan dilakukan oleh tim jibom Gegana Brimobda Jawa Tengah. Yakni dengan menjalankan SOP yang ada saat pemusnahan petasan demi keamanan petugas dan masyarakat sekitar.
”Kegiatan berjalan aman dan lancar, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk tidak ada bunyi suara ledakan yang keras,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar