Nenek di Tempuran Jadi Korban Penipuan Modus Cek Penerima Bansos

BNews—TEMPURAN Seorang nenek berusia 76 tahun di Kecamatan Tempuran menjadi korban penipuan seseorang yang mengaku sebagai pegawai Kabupaten Magelang, Selasa (8/12/2020). Korban ditipu hingga menderita kerugian sebesar Rp400 ribu.

Korban diketahui bernama Sutimah, 76, warga Dusun Meteseh, Desa Sidoagung, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Modus pelaku adalah mendatangi korban dengan dalih mengecek warga penerima Bantuan Sosial (Bansos)

Anak buyut korban, Annisa Salsabilla, 18, saat dikonfirmasi Borobudurnews.com membenarkan kejadian penipuan tersebut. ”Kejadian di rumah kami di saat nenek buyut dan ibu saya (cucu korban) sedang duduk di depan rumah. Kejadian terjadi sekitar pukul 11.00WIB, saat itu saya sedang keluar,” katanya.

Dia menyebutkan, bahwa ciri-ciri pelaku adalah seorang pria berumur berkisar 25-30 tahun. Pelaku saat itu mengenakan celana training hitam bergaris merah, kaos putih dan berjaket merah.

”Pelaku ini mengaku sebagai pegawai Kabupaten Magelang. Ia mengendarai sepeda motor Honda Revo warna merah hitam dengan nomor polisi AA 4254 CG,” imbuhnya.

Nisa juga menerangkan kronologi kejadian penipuan tersebut bermula ketika pelaku tersebut datang menemui korban yang sedang duduk depan rumah. Pelaku ini mengaku datang untuk mengecek penerima Bansos.

”Nenek buyut saya itu suruh ambil uang Rp400 ribu. Dan pelaku mengambil foto nenek buyut saya sambil memegang uang tersebut,” ujarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Setelah itu, pelaku meminta cucu korban yang bernama Rodiyah (ibunya Nisa) untuk ke warung membeli jajanan dengan alasan kepala desa (kades) dan sekretaris desa (sekdes) akan datang juga. Pelaku itu juga bilang uang yang untuk beli jajanan tersebut nanti akan diganti.

”Saat itu, ibu saya (cucu korban) langsung ke warung membeli jajanan, sedangkan pelaku bersama nenek buyut saya di rumah berdua. Setelah itu pulang ke rumah, pelaku tersebut sudah tidak dan pergi dengan membawa uang nenek buyut saya Rp400 ribu. Tidak hanya itu, pelaku juga membawa fotokopi Kartu Keluarga dan KTP nenek buyut saya,” paparnya.

Karena sadar telah terjadi korban penipuan, cucu korban segera melapor ke pihak Balai Desa Sidoagung sekitar pukul 12.15WIB. ”Kebetulan ibu saya sempat memfoto kendaraan pelaku saat datang dan terparkir. Jadi ada bukti pelaku,” ujarnya.

Nisa juga mengaku pihak keluarga sudah melapor ke pihak kepolisian. ”Tadi juga sudah lapor ke Polsek Tempuran, baru dimintai nomor handphone dan foto sepeda motor. Rabu ini suruh datang lagi ke Polsek,” pungkasnya. (bsn/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: