Ngaku Polisi Berpangkat Bripka, Pelaku Tipu Pengusaha Restoran

BNews—SLEMAN—Seorang pengusaha restoran di Kapanewon Ngaglik, Sleman ditipu oknum yang mengaku sebagai polisi berpangkat Bripka (Brigadir Polisi Kepala). Akibat peristiwa itu, dirinya mengalami kerugian Rp. 500 ribu.

Kapolsek Ngaglik Komisaris Polisi (Kompol) Tri Adie Hari Sulistia mengungkapkan, peristiwa bermula saat terduga pelaku memesan makanan di restoran korban, pada 15 Desember lalu. Kemudian pembayarannya dilakukan secara non tunai.

Terduga pelaku mengaku kepada korban bahwa telah mengirim sejumlah uang melalui transfer bank. Berdalih uang yang dikirimkan itu kelebihan, terduga meminta korban untuk mengembalikan uangnya.

”Misalnya, pesannya Rp 1 juta, terduga pelaku ini mengaku mentransfer uang sebanyak Rp 1,5 juta. Sehingga pelaku meminta uang kelebihannya di transfer kembali,” kata Tri, Sabtu (26/12/2020). Dikutip dari Tagar.id.

Dalam melancarkan aksinya, kata Tri, terduga pelaku menggunakan foto berseragam anggota berpangkat bripka di aplikasi perpesanan WhatsApp.

”Bisa juga dia (terduga pelaku) mengambil foto polisi di internet. Kami pastikan dia bukan anggota polsek sini (Polsek Ngaglik),” tegasnya.

Lebih lanjut, Tri menyampaikan bahwa berdasarkan penyelidikan, ternyata peristiwa serupa juga terjadi di tempat usaha lainnya. Ada tiga tempat yang menjadi korban jebakan tersebut dan rata-rata kerugiannya sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu.

”Walaupun kerugiannya tidak seberapa besar, oknum tersebut sangat merugikan dan meresahkan pelaku usaha,” ucapnya.

Terkait kejadian tersebut, Tri mengimbau agar para pengusaha restoran dapat lebih berhati-hati lagi saat bertransaksi dengan pembelinya. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: