NU Magelang : Tunda Kegiatan Pengajian, Merti Dusun dan Nyadran

BNews–MUNGKID– PC NU Kabupaten Magelang merespon masih banyaknya perkumpulan masyarakat yang terjadi di wilayahnya meski telah dilakukan pelarangan karena wabah Corona (Covid-19). Pengurus kemudian mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke seluruh ranting.

Surat bernomor 015/PC/A.II38/III/2020 itu ditrrbitkan oleh PC NU, kemarin. Surat ditanda tangani oleh Rois Syuriah KH. Toha Mansur, Katib Syuriah Kh Ahmad Labib Ansori, Ketua Tandidziyay KH Achmad Izzudin dan Sekretaris Najib Chaqoqo

PCNU Kabupaten Magelang telah mengadakan rapat gabungan dengan Badan Otonom pada Jumat, 20 Maret 2020 di Kantor PCNU. Dan hasilnya ada enam point penting yang dituangkanya dalam surat tersebut.

Berikut enam point pentingnya :

1.Seluruh Pengurus NU dan Badan Otonom NU agar selalu berpedoman pada pandangan PBNU dan Pemeintah dalam melihat situasi dan kondisi kekinian terkait isu merebaknya Virus Covid 19 atau yang dikenal dengan Virus Corona.

2.Menjalankan protokol sesuai anjuran PBNU, PWNU dan Pemerintah dalam semua kegiatan keorganisasian, kemasyarakatan, dan keagamaan.

3.Menerapkan Social Distancing dalam semua kegiatan seperti menjaga jarak pada kegiatan yang bersifat massal dan melibatkan orang banyak..

Loading...

4.Menunda semua kegiatan yang mengundang kerumunan massa di wilayah masing-masing seperti rapat-rapat, pengajian, resepsi, khataman, akhirussanah, merti dusun, nyadran, dan sebagainya.

5.Jika kegiatan-kegiatan tersebut harus diadakan maka harus dikoordinasikan dengan baik dengan Kepala Desa, Camat, Kapolsek, dan Koramil setempat. Durasi waktu dan protokol kebersihan harus dilaksanakan secara ketat dengan menyediakan hand sanitizer yang mencukupi.

6.Memperbanyak do’a dan dzikir sebagaimana edaran dari PBNU.

Itulah enam point yang menjadi perhatian seluruh unsur NU hingga warga NU di Kabupaten Magelang. Harapnnya bisa ditindak lanjuti dengan seksama demi kemaslahatan umat. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: