Pabrik Tahu di Mungkid Terbakar, Ini Kronologisnya

BNews—MUNGKID–  Sebuah pabrik tahu di Dusun Citran Desa Paremono Kecamatan Mungkid ludes dilalap di Jago Merah tadi malam (11/3). Pabrik milik Suradi, 52 terbakar sekitar pukul 20.30 wib sehingga menerjukan tiga uni gajah merah Kabupaten Magelang diterjunkan dilokasi.

 

 

Komandan Damkar Kabupaten Magelang Heri Prawoto dalam rilsnya menerangkan kebakaran bermula setelah selesai produksi tahu dimungkinkan ada bara api yang menjalar ke grajen sebagai salah satu bahan bakar produksi.”Oleh sebab itu timbulah api dan menyebar melewati minyak bekas penggorengan tahu dan api makin membesar,” katanya (12/3).

LUDES: Sebuah Pabrik Tahu di Citran Paremono Mungkid Ludes di Lalap Si Jago Merah malam tadi (11/3)--(Foto--Istimewa)
LUDES: Sebuah Pabrik Tahu di Citran Paremono Mungkid Ludes di Lalap Si Jago Merah malam tadi (11/3)–(Foto–Istimewa)

Hal serupa disampaikan oleh saksi mata Solikah, 58 dan Rahayu, 40 kepada petugas Kepolisian Polsek Mungkid.”Menurut keterangan saksi api yang membesar tersebut menjalan sampai bangunan pabrik tahu,” ungkap petugas Polsek Mungkid Ipda Sutrisno dalam keterangan DUMP-nya.

 

Setelah melihat kobara tersebut saksi yang saat itu berada dalam pabrik langsung lari keluar berteriak meminta tolong.”Masyarakat sempat berupaya memadamkan api namun tidak berhasil dan langsung menghubungi Damkar Kabupaten Magelang untuk meminta bantuan mobil Damkar,” imbuhnya.

 

Hampir dua jam si Jago Merah baru berhasil dijinaknya oleh tiga unit Damkar Kabupaten Magelang.”Dari hasil olah TKP oleh Petugas Polsek Mungkid disimpulkan bahwa kejadian ini merupakan kelalaian manusia, karena melekanan tumpukan grajen dalamkarung sebagai bahan bakar produksi terlalu dekat dengan tungku api tempat memasak,” papar Ipda Sutrisno.

 

Beruntung dalam kejadian kebakaran pabrik tahu seluas enam meter persegi ini tidak memakan korban jiwa.”Namun kerugian material pemilik pabrik ditafsir mencapai Rp. 50.000.000 lebih,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: