Pak Kades Perkosa Warganya Usai Semprot Disinfektan Covid-19, Anaknya Menjerit

BNews—NASIONAL— Seorang kepala desa (kades) tega memperkosa warganya sendiri disela melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona. Modus kades berinisial W adalah masuk ke rumah korban dengan berpura-pura meminta air.

Peristiwa percobaan pemerkosaan ini terjadi Perkebunan Halimbe, Kecamatan Aeknatas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. W nekat melakukan aksi bejat karena mengetahui saat itu korban berinisial S terlihat sendiri. Sementara suami korban tidak berada di rumah.

Camat Aeknatas Rojali membenarkan peristiwa tersebut. Namun ia tidak menyebutkan secara detail waktu kejadian.

Namun, Rojali menjelaskan kejadian bermula saat salah satu perusahaan di Desa Perkebunan Halimbe melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah karyawan. Saat penyemprotan, kades W ikut terlibat bersama para karyawan.

Saat itu, mereka juga melakukan penyemprotan di rumah S. Setelah selesai, tukang semprot langsung keluar dari rumah. Sedangkan sang kades masih bertahan di rumah.

DPD PKS Magelang Ramadhan

”Sementara kades masih bertahan di dalam rumah alasan meminta air minum sama si korban. Saat ambil minumlah timbul niat korban,” jelasnya.

Sebelum berhasil melancarkan hasratnya, beruntung pelaku keburu kepergok anak korban. Melihat ibunya diperkosa, sang anak langsung menjerit.

”Secara di rumah itu ada anak si korban. Si anak menangis mungkin dilihatnya mamaknya atau gimana,” kata dia.

Diduga, karena korban berontak sekaligus anak korban menjerit, pelaku yang keget membuat tubuhnya tidak seimbang sehingga terpeleset. Maklum, kondisi lantai rumah masih basah usai penyemprotan disinfektan.

”Nggak kabur. Mungkin istilahnya di situ nggak jadi gitu mungkin (karena jatuh),” ujarnya.

Tidak terima, korban sempat melaporkan kades bejat itu ke Polsek Aeknatas. Namun sepengetahuannya, kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

”Ya, antara si korban dan pelaku sudah berdamai,” pungkas dia. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: