Pamit Merantau ke Bali, Pria Magelang Ini Ternyata Jadi Maling Spesialis AC

BNews—NASIONAL— Seorang warga Magelang berinisial MT, 41, terpaksa harus berurusan dengan polisi. Ia bersama tiga temannya diduga menjadi komplotan pencuri spesialis Air Conditioner (AC) di Pulau Bali.

Dua rekan MT diketahui berinisial SLM, 30, asal Sumenep dan KD alias Mukit, 29, asal Bondowoso. Menutur pengakuan, mereka dalam waktu semalam tepatnya pada 31 Agustus 2021 berhasil mencuri AC di sejumlah tempat.

”Mereka beraksi menggunakan dua buah kunci. Outdoor AC yang berhasil mereka curi kemudian dibongkar dan dijual ke gudang rongsokan,” ujar Kapolsek Ubud AKP Made Tama, Rabu, (8/9).

SINDIKAT: MT, 41, asal Magelang; SLM, 30, asal Sumenep; dan KD, 29, asal Bondowoso bersama barang bukti kejahatan di Mapolsek Ubud. (foto: ist)

Menutur Tama, penangkapan kasus berawal dari laporan korban bernama Kadek Yunik Andayani. Wanita 25 tahun ini mengaku kehilangan AC outdood di Toko Yoga Shanty miliknya di Jalan Raya Hanoman No 30, Ubud.

”Korban yang mengalami kerugian mencapai Rp3 Juta kemudian melapor ke Polsek Ubud, pada Rabu, (1/9),” jelasnya.

Laporan kedua datang dari IB Agung Dharma Sogata, 20. Korban kehilangan AC outdoor di Warung XI BO BA yang berlokadi di Jalan Raya Ubud.

Berbekal keterangan korban, tim Opsnal Polsek Ubud melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mengidentifikasi mobil Pikap DK 9787 FI yang digunakan oleh pelaku hingga ke wilayah Jimbaran, Badung.

”Saksi memberikan keterangan jika sempat melihat beberapa orang pria mengangkut AC menggunakan pikap DK 9787 FI. Kami lalu telusuri dan berhasil temukan di Jimbaran,” ucapnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Saat diinterogasi, kendaraan tersebut ternyata telah berpindah tangan sebanyak empat kali. Dan terakhir dibeli oleh seseorang bernama Samsudin alias Mujip.

Pikap tersebut dipinjam oleh temannya yang ternyata adalah ketiga pelaku pencurian AC outdoor. ’Kami akhirnya menangkap SLM alias Maman,” tegasnya.

”Maman sempat bersandiwara dengan menunjuk orang lain. Tetapi kami tidak mudah tertipu dan langsung mengembangkan keterangan pelaku lain. Akhirnya kami menangkap dua orang temannya, MT alias Tejo dan KD Alias Mukit,” ungkapnya.

Dua pelaku terakhir dibekuk di Tanjung Benoa saat hendak kabur keluar Bali dengan mobil travel. Ketiga pelaku akhirnya digelandang ke Polsek Ubud.

Kepada penyidik, pelaku nekat mencuri untuk mendapatkan penghasilan tambahan. ”Uang hasil penjualan sebesar Rp4 juta kami amankan beserta tiga unit sepeda motor dan dua unit mobil yang mereka gunakan untuk beraksi,” bebernya.

Meskipun bukan residivis, ketiga pria tersebut ternyata sudah pernah melakukan pencurian AC outdoor di wilayah lain di Bali. Namun memang belum pernah terciduk.

Atas perbuatannya, kawanan ini dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat). Ancaman hukuman maksimal tujuh tahun kurungan penjara. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: