Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pamit Mudik dan Dikabar Hilang 18 Hari, Mahasiswi UGM Jogja Ditemukan Tak Bernyawa

Pamit Mudik dan Dikabar Hilang 18 Hari, Mahasiswi UGM Jogja Ditemukan Tak Bernyawa

  • calendar_month Ming, 13 Apr 2025

BNews-JOGJA– Seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dilaporkan hilang sejak akhir Maret lalu, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ini diketemukan di sebuah parit kecil pinggir Jalan Raya wilayah Magetan, Jawa Timur.

Dalam laporan tertulis Unit Lidik K5L UGM, diketahui, korban berinisial SAC, mahasiswi Fakultas Pertanian angkatan 2023.

Korban dilaporkan hilang setelah berpamitan pulang kampung dari Yogyakarta menuju Madiun menggunakan sepeda motor pada 25 Maret 2025.

Korban terakhir terpantau pada pukul 14.09 WIB saat melintas di jalan arah Klaten-Solo.

“Setelah mengikuti kelas online pada 25 Maret, dia berencana mudik ke Madiun melalui jalur Klaten dengan sepeda motor. Namun hingga saat ini hilang kontak,” tulis laporan tersebut tertanggal 27 Maret 2025.

Setelah hilang kontak sejak Maret ini, korban ditemukan meninggal ditemukan pada Sabtu (12/4) sekitar pukul 10.00 WIB oleh warga; di kawasan jalur atas LGF (Lawu Green Forest), Magetan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Telah ditemukan orang meninggal dunia di sebuah parit kecil pinggir Jalan Raya Tamansari jalur atas LGF. Setelah dicek, ditemukan sepeda motor dalam kondisi terbalik dan ada seorang di bawah motor tersebut dengan kondisi; kemungkinan sudah meninggal,” begitu keterangan tertulis Kapolsek Plaosan, AKP Joko Yuhono diterima Minggu (13/4).

Pihak kepolisian menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan dokter/tim medis; tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan/dugaan tindak pidana lainnya di tubuh korban dan diindikasi penyebabnya karena laka lantas,” tulis laporan tersebut.

“Keluarga korban sudah menerima kejadian sebagai takdir dan tidak menuntut secara hukum serta memohon agar tidak dilakukan pemeriksaan dalam,” lanjut laporan tersebut.

Pihak Fakultas Pertanian UGM membenarkan bahwa korban yang ditemukan meninggal itu adalah mahasiswa mereka.

“Almarhum adalah mahasiswa Faperta yang sejak 25 Maret 2025 dilaporkan hilang ketika mudik naik motor ke Madiun. Pagi ini dari univ, DITMAWA serta dari departemen sosek (kaprodi dan DPA) serta tim media fakultas ke rumah duka untuk melayat dan menyerahkan santunan,” kata Dekan Fakultas Pertanian, Jaka Widada dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/4). (*)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less