Parah…Pria ini Hamili Adik Kandung Hingga Beranak Dua

BNews—NASIONAL—Terlibat cinta terlarang, sepasang kakak adik ini diamankan oleh petugas Kepolisian Polsek Belopa Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan. Pasalnya cinta sedarah sejak tahun 2016 hingga melahirkan dua anak.

Si pria dengan inisial AA, 38 merupakan kakak dari si perempuan dengan inisial BI, 30 telah melakukan cinta terlarang yakni hubungan sedarah. Hal ini berhasil diungkap setelah ada laporan dari warga terkait kejadian tersebut.

Si pria dengan inisial AA, 38 merupakan kakak dari si perempuan dengan inisial BI, 30 telah melakukan cinta terlarang yakni hubungan sedarah. Hal ini berhasil diungkap setelah ada laporan dari warga terkait kejadian tersebut.

Dari pengakuan AA, 38 kepada petugas bahwa Cinta Terlarang ini berlangsung sejak tahun 2016. Dan kini mereka dikaruniai dua orang anak dari hubungan terlarang tersebut.

Kasat Reskirim Polres Luwu AKP Faisal Syam mengatakan, pelaku AA kini sedang diamankan di Mapolsek Belopa dan sedang dalam penyidikan terkait laporan warga. “Saudara AA kini sedang diamankan di Mapolsek Belopa, atas adanya laporan warga setempat jika keduanya sedang menjalani hubungan cinta terlarang yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Saat ini AA masih kami lakukan proses,” katanya (27/8).

Loading...

AA juga mengaku bahwa anak pertamanya telah berumur 2,5 tahun, dan anak kedua berusia 1,5 tahun. “Anak saya yang pertama laki-laki,  terus anak kedua seorang perempuan,” ucap AA saat dimintai keterangan oleh penyidik.

Menurut pelaku AA, ia tak mampu menahan nafsu saat bersama adiknya yang tinggal serumah. Akhirnya kakak pun menghamili adik kandung sendiri. “Itu terjadi karena kami tinggal serumah dan saya tidak mampu lagi menahan nafsu,” ujarnya.

Kini AA diamankan di Mapolsek Belopa. Sedangkan adiknya, BI kini dijemput oleh keluarga karena kondisi kesehatannya sedang terganggu.

Informasi yang diperoleh, pelaku AA masih berstatus bujangan, sementara adik kandungnya sudah berstatus janda dengan 2 kali menikah. (Internet/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: