Pelajar di Yogyakarta Berangkat Sekolah Sambil Pungut Botol Bekas Dapat Bantuan
- calendar_month Kam, 12 Okt 2023

Penyerahan bantuan dana pendidikan bagi pelajar di Yogyakarta yang berangkat sambil memungut botol bekas
BNews-JOGJA- Sholeh Eko Wibowo, seorang pelajar kelas XII di SMK Teruna Jaya 1 Gunungkidul, benar-benar berjuang untuk meraih pendidikan demi masa depannya yang cerah.
Tetapi tidak hanya dengan berjalan kaki sejauh 14 km setiap hari menuju sekolah, Sholeh juga harus mengumpulkan botol bekas untuk dijual agar bisa mendapatkan uang jajan.
Sholeh sudah melakukan aktivitas mengumpulkan botol bekas sejak dia duduk di bangku kelas X. Remaja yang tinggal di Katongan Nglipar GunungKidul ini tidak memiliki pilihan lain, mengingat ayahnya hanya seorang buruh bangunan; yang penghasilannya tidak cukup. Sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga biasa.
“Jadi kalau mau jajan, harus cari sendiri. Saya mencari botol bekas setiap hari dan biasanya hanya mendapatkan satu atau dua kresek. Setelah mengumpulkannya selama dua minggu, baru saya menjualnya dengan harga sekitar Rp 10.000 – Rp 25.000,” ujarnya pada Selasa (10/10/2023).
Di mata teman-temannya, Sholeh dikenal sebagai seorang anak yang pendiam. Waktunya banyak dihabiskan untuk menyendiri di perpustakaan atau menggunakan WiFi di sekolah untuk menciptakan konten. Remaja ini memang bercita-cita menjadi seorang konten kreator dan animator untuk komik dan film kartun.
Beruntung, kegigihan Sholeh dalam mengejar pendidikan akhirnya berhasil menyentuh hati banyak orang. Remaja ini mendapatkan bantuan sepeda bekas agar ia tidak perlu lagi berjalan kaki menuju sekolah. Selain itu, sekolah juga membebaskan Sholeh dari biaya SPP.
Baru-baru ini, Sholeh juga mendapat bantuan dana pendidikan sebesar Rp 2,5 juta dari JogjaKita. Perusahaan transportasi online asli Yogya yang telah berubah menjadi aplikasi on demand service tersebut memberikan uang tunai kepada Sholeh sebagai bantuan.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap generasi muda yang menghadapi kesulitan dalam menempuh pendidikan. Mereka adalah penerus bangsa yang perlu kita bantu dalam mengembangkan potensi mereka,” ujar Andri Bogel, Manajer Driver JogjaKita sekaligus PIC CSR JogjaKita.
Bantuan dana pendidikan sebesar Rp 2,5 juta dari JogjaKita langsung diserahkan kepada Sholeh di sekolah. Remaja ini menyambut bantuan tersebut dengan haru dan mengucapkan terima kasih kepada JogjaKita.
Kepala Sekolah SMK Teruna Jaya 1 Gunungkidul, Supater Murboprihadi mengapresiasi bantuan dana pendidikan yang diberikan oleh JogjaKita kepada Sholeh. Mereka menilai bahwa Sholeh memiliki keahlian di bidang multimedia dan sekolah akan berusaha untuk mendorongnya dalam mengembangkan bakatnya.
“Kami sangat mengapresiasi JogjaKita yang telah memperhatikan para siswa yang kurang mampu dalam menempuh pendidikan. Bantuan ini sangat bermanfaat dan sejalan dengan visi JogjaKita, Untuk Jogja Istimewa,” ucapnya. (*/kr)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani



Saat ini belum ada komentar