Pemkab Magelang Kembali Cairkan Bantuan JPS Ke-2 Kepada Warga Terdampak Covid

BNews—MUNGKID—Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magelang bakal menyalurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) gelombang dua. Bantuan itu diserahkan kepada warga terdampak Covid-19.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magelang, melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial, Anik Indaryanti mengatakan, jumlah penerima JPS tersebut sebanyak 41.251 Kepala Keluarga (KK). Dia menyebut, bantuan akan segera dicairkan, sebab menurut Perbup paling lambat pencarian tanggal 30 November 2020.

”Bantuan ini untuk bulan Agustus hingga Oktober. Akan diberikan sekaligus senilai Rp 200 ribu kali tiga untuk 41.251 KK,” kata dia, Jumat (20/11/2020).

Dia menjelaskan, total anggaran APBD kabupaten yang akan dicairkan untuk JPS gelombang kedua tersebut, sekitar Rp 24 milyar. Selain itu, Anik mengatakan pihaknya akan mengadakan barang-barang terkait logistik bagi warga Kabupaten Magelang yang mengungsi antisipasi erupsi Gunung Merapi.

”Barang-barang yang belum tercover atau belum difasilitasi melalui donatur maupun sumber yang dari apbd. Contohnya beberapa alat masak yang belum ada,” jelas dia.

Terkait pembagian logistik bagi warga yang mengungsi, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, mengatakan akan tetap menerapkan protokol kesehatan di dapur umum.

”Untuk menyajikan makanan bagi para pengungsi akan dilakukan prasmanan ada ada petugasnya,” kata dia.

Loading...

Sebab, beberapa waktu sebelumnya, sajiannya dengan nasi bungkus. Hal itu dinilai kurang bisa meminimalisir penyebaran virus. ”Jangan nasi bungkus, karena bungkusnya punya potensi terpegang oleh banyak tangan,” imbuh dia.

Dia pun mengimbau, kepada para donatur untuk tidak membantu dalam bentuk nasi bungkus. ”Bisa berupa bahan makanan yang bisa diolah oleh petugas di dapur umum. Contohnya beras, minyak goreng atau sayur-sayuran,” pungkasnya. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: