Festival Sutan Satu Suro 2026, Tampilkan Kesenian hingga Dialog Budaya bersama Sabrang MDP
- calendar_month 10 menit yang lalu

Warga Sutan, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menggelar Festival Sutan Satu Suro selama dua hari, Sabtu-Minggu (13-14/6/2026). (foto: mta)
BNews–MAGELANG– Warga Sutan, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menggelar Festival Sutan Satu Suro selama dua hari, Sabtu-Minggu (13-14/6/2026). Event tahunan ini diadakan untuk menyambut awal tahun penanggalan jawa (1 Suro) dan Tahun Baru Islam (1 Muharram).
Ketua panitia acara, Hermanto mengatakan bahwa Sutan Satu Suro tahun ini merupakan event ke-6. Pertama kali digelar pada tahun 2018 lalu.
“Pertama kali digelar tahun 2018. Pernah terhenti karena pandemi COVID-19, dan mulai lagi tahun 2022,” katanya, Sabtu (13/6/2026).
Di menjelaskan, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antarwarga. Selain itu juga bertujuan untuk lebih mengenalkan Dusun Sutan, dan kesenian-kesenian yang berkembang di wilayah setempat ke masyarakat luas.
“Alhamdulillah mendapat respon baik dari khalayak umum, termasuk sudah masuk kalender event Kabupaten Magelang. Tahun ini, masuk ke kalender event Jawa Tengah,” jelasnya.
Hermanto menyebut, Festival Sutan Satu Suro 2026 dimulai dengan Pawai Budaya yang diikuti oleh seluruh warga dusun. Mereka pun menggunakan kostum yang menarik, mulai dari pakaian adat tradisi, busana kreasi modern bernuansa etnik, dan lain sebagainya.
“Seluruh warga sangat antusias, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa terlibat aktif. Kami juga menggandeng sekolah di wilayah setempat yang memiliki grup drum band untuk ikut meramaikan pawai ini,” ujarnya.
“Ada satu gunungan hasil bumi, dan makanan-makanan produksi warga yang turut diarak. Jadi sebagai wujud syukur dan berbagi kepada sesama,” sambungnya.

Hermanto memaparkan bahwa pada hari pertama (13 Juni) dimulai dengan Pawai Budaya, kemudian seremoni pembukaan, dan dilanjutkan pertunjukan kesenian.
IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Pada hari kedua (14 Juni) dimulai dengan pertunjukan kesenian mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. Puncak acara yakni Dialog Budaya bersama Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe “Letto”.
“Dialog Budaya dimulai pukul 20.00 WIB. Ini acara gratis, silahkan bagi masyarakat yang mau datang,” paparnya.
Tambahnya, pada malam 1 Suro atau Senin (15/6/2026) akan digelar doa bersama di masjid dusun setempat. “Seluruh warga kumpul di masjid, akan doa tutup tahun, dan doa awal tahun,” imbuhnya.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Magelang Didik Muhamad Akbar yang turut hadir saat seremoni pembukaan mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya Festival Sutan Satu Suro.
“Bukan semata peringatan pergantian tahun dalam penanggalan jawa, melainkan juga sebagai pengingat untuk mawas diri, menata niat, mempererat tali persaudaraan, dan nguri-uri budaya,” ungkapnya.
“Festival seperti ini wujud nyata dari handarbeni. Di sini seni tradisi memperoleh panggungnya. Anak-anak muda mengenal akar budayanya, dan pelaku ekonomi kreatif mendapat ruang untuk tumbuh,” pungkas Didik. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar