Pemkot Magelang Raih Predikat BB pada Evaluasi SAKIP
- calendar_month Rab, 7 Des 2022

Pemkot Magelang meraih predikat BB (sangat baik) dalam hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP).
BNews—MAGELANG— Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang meraih predikat BB (sangat baik) dalam hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP). Piagam penghargaan diberikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas kepada Wali Kota Magelang Mochamad Nur Aziz di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (6/12/2022).
Sebelumnya SAKIP Pemkot Magelang berpredikat B. “Predikat BB ini artinya kinerja kita semakin baik. Mudah-mudahan berguna untuk masyarakat luas,” ujar Aziz, usai acara, didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Magelang Taufiq Nurbakin.
Taufiq menjelaskan, Pemkot Magelang mendapatkan penghargaan itu setelah memenuhi serangkaian evaluasi sesuai dengan Permen PAN & RB nomor 88 Tahun 2021 tentang Pedoman Evaluasi Akuntabilitas Kinerja. Bahwa evaluasi dilakukan terhadap keberadaan, pemanfaatan, dan kualitas setiap komponen, sub komponen, dan kriteria evaluasi.
“Memang belum maksimal tapi ke depan ditargetkan memperoleh predikat A, sehingga diperlukan inovasi masing-masing perangkat daerah yg betul-betul bermanfaat dan menyentuh masyarakat,” jelasnya.
Lebih penting dari itu, kata Taufiq, penghargaan atas predikat BB perlu diwujudkan melalui perubahan budaya kerja ASN dalam memberikan pelayanan yang prima untuk masyarakat.
“Predikat BB maupun A itu bukan tujuan tapi merupakan pintu menuju perubahan budaya kerja di OPD dalam melayani masyarakat,” kata dia.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Sebagai informasi, SAKIP merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran, dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan.
Penilaian SAKIP pemerintah daerah dibagi menjadi tujuh kategori, yakni paling rendah D dengan rentang nilai 0-30; kategori C untuk nilai 30-50; CC untuk nilai 50-60; B untuk nilai 60-70; BB untuk nilai 70-80; dan A untuk nilai 80-90. Adapun kategori tertinggi yaitu AA dengan hasil penilaian 90-100.
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengatakan, sesuai pesan Presiden Joko Widodo, pemerintah harus menciptakan reformasi birokrasi. Yang mana berdampak atau dirasakan langsung oleh masyarakat, birokrasi yang bukan sekedar tumpukan kertas serta birokrasi yang lincah dan cepat.
“Para kepala daerah, termasuk kementerian dan lembaga yang hadir di sini termasuk yang birokrasinya sudah berdampak,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar