Pendamping Desa Magelang Diminta Jaga Kondusivitas Pilkades Serentak 2026
- calendar_month 16 menit yang lalu

Wakil Bupati Magelang Sahid saat memimpin Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kabupaten Magelang
BNews-MAGELANG – Wakil Bupati Magelang Sahid meminta seluruh tenaga pendamping desa dan pendamping lokal desa mengawal pembangunan di tingkat desa agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Magelang. Sinkronisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Magelang 2025–2029 dinilai penting untuk memastikan pembangunan berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Sahid saat memimpin Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kabupaten Magelang, Rabu (21/10), di Rumah Dinas Wakil Bupati Magelang.
Dalam kesempatan tersebut, Sahid menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendamping profesional yang selama ini berperan dalam mengawal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada seluruh tenaga pendamping profesional. Saudara-saudara sekalian adalah ujung tombak dan garda terdepan pemerintah dalam mengawal pelaksanaan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa,” kata Sahid.
Menurutnya, tenaga pendamping profesional desa memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan pembangunan desa berjalan secara akuntabel. Selain itu, pendamping desa diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat, mengawal program prioritas pemerintah, serta memperkuat lembaga ekonomi lokal.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Berdasarkan Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 294 Tahun 2025, terdapat lima tugas utama pendamping profesional. Tugas tersebut meliputi fasilitasi pembangunan desa secara akuntabel, pemberdayaan masyarakat, pengembangan lembaga ekonomi lokal, pengawalan program prioritas nasional, serta fasilitasi kerja sama antardesa dan advokasi regulasi desa.
“Tugas-tugas ini menuntut komitmen, profesionalisme, serta dedikasi yang tinggi dari saudara-saudara sekalian di lapangan,” tegasnya.
Wabup Sahid Tekankan Sinkronisasi RPJM Desa dan RPJMD Kabupaten Magelang
Sahid menegaskan, pendamping desa harus mampu menerjemahkan arah kebijakan pembangunan daerah ke dalam program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap desa.
Oleh karena itu, penyelarasan RPJM Desa dengan RPJMD Kabupaten Magelang 2025–2029 perlu menjadi perhatian bersama agar program pembangunan desa sejalan dengan prioritas pemerintah daerah.
“Saya minta kepada seluruh pendamping desa dan pendamping lokal desa untuk mampu mengintegrasikan dan mensinergikan RPJM Desa dengan RPJMD Kabupaten,” ujarnya.
Selain sinkronisasi dokumen perencanaan, Sahid menitipkan tiga fokus utama pembangunan yang perlu dikawal oleh tenaga pendamping di setiap desa.
Fokus pertama adalah pembangunan sumber daya manusia dan karakter untuk mewujudkan masyarakat yang berpendidikan, berbudaya, berkarakter, serta memiliki daya saing.
Fokus kedua, pemerataan pembangunan agar hasilnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh wilayah. Sementara itu, fokus ketiga adalah penguatan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Ketiga fokus tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Magelang, yakni Magelang Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera atau Magelang Anyar Gress.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sahid juga mengingatkan para pendamping desa agar senantiasa menjaga integritas, memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, serta memperhatikan aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.
“Oleh karena itu, saya berpesan, jaga terus integritas, tingkatkan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, serta jadilah pendengar yang baik bagi aspirasi masyarakat,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Magelang, lanjut Sahid, berkomitmen melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap tenaga pendamping profesional. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan, supervisi, konsultasi, serta peningkatan kapasitas.
Selain itu, evaluasi secara berkala dan pemberian penghargaan atas prestasi kerja juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendampingan pembangunan desa di Kabupaten Magelang.
Pendamping Desa Kabupaten Magelang Siapkan Evaluasi Akhir Tahun
Sementara itu, Koordinator Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Magelang Priyanto mengatakan, rapat koordinasi tersebut menjadi sarana konsolidasi sekaligus evaluasi pelaksanaan pendampingan desa.
Menurutnya, pertemuan itu juga menjadi momentum untuk mempersiapkan penyelesaian berbagai pekerjaan menjelang akhir tahun, termasuk penyusunan laporan kegiatan.
“Di akhir tahun ini kita banyak tugas yang harus diselesaikan, termasuk laporan triwulan keempat, sehingga semuanya perlu diselesaikan sesuai jadwal,” kata Priyanto.
Ia menjelaskan, para pendamping desa juga perlu mencermati tahapan perencanaan pembangunan desa. Salah satunya terkait persiapan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang mulai diinisiasi di sejumlah kecamatan.
Di samping itu, pihaknya merencanakan kegiatan peningkatan kapasitas pada awal November yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan stunting.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan sekaligus memperkuat peran tenaga pendamping profesional dalam mendukung; program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Priyanto juga mengajak seluruh pendamping desa untuk turut menjaga kondusivitas pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Magelang yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/10).
Menurutnya, dukungan seluruh pihak diperlukan agar pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa tersebut berlangsung aman dan damai; serta menghasilkan pemimpin yang berintegritas.
“Harapan kita semua, pelaksanaan Pilkades berjalan dengan damai dan menghasilkan kepala desa yang berintegritas,” ujarnya.
Priyanto berharap seluruh tenaga pendamping desa di Kabupaten Magelang terus menjaga koordinasi, meningkatkan komitmen, dan menjalankan tugas secara profesional. Dengan demikian, program pembangunan desa dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar