Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Sempat Dirawat Intensif, Pengemudi Taruna Korban Adu Banteng di Salaman Magelang Akhirnya Meninggal

Sempat Dirawat Intensif, Pengemudi Taruna Korban Adu Banteng di Salaman Magelang Akhirnya Meninggal

  • calendar_month 18 menit yang lalu

BNews-MAGELANG – Perkembangan terbaru kecelakaan lalu lintas adu banteng antara sebuah mobil Daihatsu Taruna dan Mitsubishi L-300 di Jalan Magelang–Purworejo, tepatnya di depan Pasar Kalangan, Dusun Kalangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Selasa (7/7/2026), mengakibatkan satu korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Iptu Ricky S. Hartono, mengatakan korban meninggal merupakan pengemudi Daihatsu Taruna berinisial IS (54), warga Kabupaten Kendal.

“Update pada Selasa siang ini, pengemudi Daihatsu Taruna berinisial IS (54) meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Tidar Kota Magelang,” kata Iptu Ricky S. Hartono.

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan mobil Daihatsu Taruna bernomor polisi H-1045-BM yang melaju dari arah Purworejo menuju Magelang dengan mobil pikap Mitsubishi L-300 bernomor polisi AA-9564-BJ yang datang dari arah berlawanan.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kendaraan Daihatsu Taruna melaju dari arah Purworejo menuju Magelang dengan kecepatan sedang,” ujar Iptu Ricky.

Ia menjelaskan, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan Daihatsu Taruna diduga bergerak terlalu ke kanan hingga melewati garis marka tengah jalan.

“Pada saat bersamaan dari arah Magelang datang kendaraan Mitsubishi L-300. Karena posisi kedua kendaraan sudah sangat dekat, pengemudi tidak sempat menghindar sehingga terjadi benturan di lajur jalan,” jelasnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Menurut Iptu Ricky, hasil penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu karena Daihatsu Taruna memasuki jalur kendaraan dari arah berlawanan.

“Dari hasil penyelidikan awal di lokasi, kendaraan Daihatsu Taruna diduga berjalan terlalu ke kanan hingga melampaui marka tengah jalan. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan petugas,” ujarnya.

Akibat benturan tersebut, IS sebelumnya mengalami cedera kepala serta patah tulang pada kedua kaki. Meski sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Tidar, nyawanya tidak tertolong.

Sementara itu, penumpang Daihatsu Taruna berinisial AT (23), warga Kabupaten Kendal, mengalami patah tulang pada kedua tangan dan masih menjalani perawatan di RSUD Tidar.

Di kendaraan Mitsubishi L-300, pengemudi berinisial W (27), warga Kabupaten Kebumen, mengalami cedera kepala serta patah tulang kaki kanan. Sedangkan penumpangnya berinisial LFN, juga warga Kabupaten Kebumen, mengalami cedera kepala. Keduanya kini masih menjalani perawatan medis.

“Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Tidar untuk mendapatkan penanganan medis. Penanganan di lokasi juga dilakukan untuk mengamankan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan,” tutur Iptu Ricky.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga disiplin saat berkendara, dan tidak memasuki jalur kendaraan dari arah berlawanan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berada di lajurnya masing-masing, tidak melampaui marka jalan, serta selalu berkonsentrasi saat berkendara. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal,” tegasnya.

Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Magelang masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian penyebab kecelakaan tersebut.

“Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Magelang. Kami masih melakukan pendalaman untuk melengkapi proses penyelidikan,” pungkas Iptu Ricky. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less