Pengungsi Merapi Magelang Terus Bertambah

BNews–MUNGKID– Sebanyak 509 jiwa pengungsi lereng merapi dari wilayah Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang tempati lima titik pengungsian (6/1/2021). Mereka berasal dari 10 Dusun di empat Desa.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan pengungsir tersebut berasal dari Desa Paten, Krinjing, Keningar dan Ngargomulyo. Semua Desa tersebut berada di KRB III wilayah Kecamatan Dukun.

“Mereka menempati lima titik pengungsian yang tersebar di Kecamatan Muntilan, Mungkid dan Mertoyudan,” katanya Rabu sore (6/1/2021).

Untuk rincian asal pengungsi merapi tersebut, yakni dimulai dari Desa Krinjing terdapat tiga dusun. Yang terdapa warga rentan dari Dusun Trono (24 Jiwa) di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan.

Lalu Dusun Pugeran (44 Jiwa) di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan. Dan Dusun Trayem (53 Jiwa) di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan,  Jumlah pengungsi dari Desa Krinjing sebanyak 121 Jiwa

Kemudian dari Desa Ngargomulyo berasal dari 3 dusun juga. Yakni Dusun Gemer  (51 Jiwa), Dusun Ngandong (21 Jiwa), dan Dusun Karanganyar (15 Jiwa). Mereka semua berada di Gedung TEA Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan. Jumlah pengungsi dari Desa Ngargomulyo sebanyak 87 Jiwa.

Untuk dari Desa Keningar ada dari dua dusun. Yakni Dusun Banaran (20 Jiwa) di SDN 1 Ngrajek, Kecamatan Mungkid; dan Dusun Banaran& Gondangrejo (35 Jiwa) di Rumah Bpk Kades Ngrajek. Jumlah pengungsi dari Desa Keningar sebanyak 55Jiwa

Loading...

“Untuk data per 6 Januari 2021, pengungsi bertambah 1 orang dari Dusun Gondangrejo,” imbuh Edy.

Terakhir dari Desa Paten yakni dari Dusun Babadan I (246 Jiwa). Mereka berada di TEA Desa Banyurojo Kecamatan Mertoyudan. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: