Peran Kampung Tangguh Nusantara Candi di Kota Magelang Cegah Covid

BNews—MAGELANG—Kampung Kemiri Kerep, Kelelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara Candi tingkat Polres Magelang Kota. Kegiatan dilaksanakan kemarin siang (16/6/2020) pukul 14.30 WIB.

Kampung Tangguh Nusantara adalah upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan. Dengan melibatkan para pejabat dan masyarakat tingkat kelurahan dan kecamatan di Kota Magelang.

”Imbauan dari kelurahan terkait pembentukan gugus tugas, dapat segera kami laksanakan utamanya remaja yang berkiprah di sana dengan membentuk tim ronda dengan jadwal dari pukul 07.00 WIB pagi hingga jam 01.00 WIB malam,” ungkap Lurah Kemirirejo, Murniati.

Dia menjelaskan, diwilayahnya sudah terpasang delapan CCTV dengan swadaya pribadi. Selain itu, warga telah menyediakan handsanitizer, tempat cuci tangan dan thermogun untuk mengukur suhu tubuh setiap tamu yang datang.

”Kami lakukan untuk memenuhi kriteria sesuai prosedur kesehatan dan apabila tidak memakai masker, maka kami berikan. Masker tersebut hasil dari jahitan ibu-ibu sendiri,” jelasnya.

Menurut Murtiati, warganya di RW 04 juga masih menjalankan program Rojak (ronda di jam kerja) yang dilaksanakan oleh ibu-ibu. Jika dulunya dengan jalan kaki, saat ini dengan bersepeda.

Sementara itu, Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina mengaku bangga dengan inovasi yang dilakukan di Kelurahan Kemirirejo dalam mencegah penyebaran Covid-19. Khusunya dengan program Rojak yang dilakukan ibu-ibu.

Loading...

”Peran dari masyarakat juga sangat luar biasa. Sebelum adanya Covid-19, sudah ada Rojak kemudian saat muncul pada bulan Maret, Rojak ini dapat langsung melebur dan ditanggapi artinya warga dapat menyesuaikan dengan  persoalan yang dihadapi,” paparnya.

Windarti berharap, warga dapat bersinergi bersama seluruh komponen untuk memasuki era new normal. ”Contohnya pertemuan seperti saat ini, menjaga jarak kemudian semuanya memakai masker  dan ketika masuk di lingkungan balai RW, cuci tangan dulu kemudian hand sanitizer,” kata dia.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Ary Setyawan juga mengepresiasi inovasi tersebut. ”Patroli sepedanya yang siang hari ini saya saksikan sendiri sangat luar biasa,” paparnya.

Download Musik Keren Disini

Upaya penanggulangan Covid-19 yang telah dilakukan hampir tiga bulan dan masih dilaksanakan sampai saat ini diharapkan dapat memutus rantai penyeberan virus. ”Adanya kampung tangguh dapat mendorong kegiatan bersama dalam rangka membantu sesama yang kemungkinan terdampak oleh covid 19,” tutupnya.

Selain kegiatan itu, Polres Magelang juga memberikan bantuan sembako terhadap 20 warga terdampak Covid-19 dilingkungan tersebut. Yakni berupa beras lima kilogram, Mie instan depalan bungkus, minuman dalam gelas plastik tujuh buah dan satu bungkus roti kelapa.  (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: