Perkosa Anak Tiri, Sopir Truk Ditangkap di Salatiga

BNews—SALATIGA— Seorang sopir truk, T, 37, diamankan Sat Reskrim Polres Salatiga karena diduga memperkosa anak tirinya, Bunga, 12. Pria asal Kasiran, Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang ini melakukan aksi bejatnya di rumah kontrakan di Dusun Randuares, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga.

Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat melalui Kasat Reskrim AKP Lanang Teguh Pambudi mengatakan, peristiwa memilukan ini terjadi pada 28 Juni 2021 sekira pukul 23.30WIB. Si sopir ini melakukan aksi biadabnya di rumah kontrakan tersangka dan Ibu korban.

Kasus ini terungkap setelah Ibu korban bernama Win, 31, melaporkan peristiwa ini ke Polres Salatiga pada 6 Juli 2021. Sementara pelaku yang bapak tiri korban ini sedang ke luar kota berprofesi sebagai sopir truk.

Lanang menjelaskan, saat rumah sepi, korban ditinggal sendiri dan Ibu korban pergi mengirim sayur. Tersangka yang merupakan bapak tiri korban tiba-tiba masuk ke kamar korban lalu membangunkan korban dan mengajak bersetubuh.

Saat itu pelaku merayu ’Ayo, Mama kamu belum pulang dan masih nanti’. Saat itu, pelaku melakukan perbuatan tersebut sambil tidur di samping korban. Bunga tetap menolak dan menangis.

”Kemudian pelaku mengiming-imingi uang Rp300 ribu. Namun korban tetap menolak,” ujarnya.

Selanjutnya, pelaku keluar dari kamar dan mengambil handphone lalu kembali dan menunjukkan video pencabulan yang sebelumnya pernah dilakukan tersangka kepada korban. Akhirnya korban ketakutan dan terpaksa melakukannya di bawah ancaman pelaku.

”Peristiwa itu terbongkar ketika ibu korban membuka handphone korban dan mendapati chat dengan pelaku yang mengajak bersetubuh dengan korban. Kemudian korban menceritakan semua kejadian tersebut kepada Ibunya. Peristiwa ini dilaporkan kepada polisi dan kami lakukan penangkapan,” tegasnya. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: