Perkosa Dua Kali Gadis Bawah Umur, Pemuda Kaliangkrik Diciduk

BNews—KALIANGKRIK— Edung, 23, warga Desa Balerjo Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang diringkus Polres Sleman Jogja, akhir pekan lalu. Dia dibekuk polisi lantaran memperoksa Bunga, (bukan nama sebenarnya) berusia 16 tahun.

Informasi yang dihimpun borobudurnews.com, aksi bejat dilakukan oleh pelaku terhadap korban yang juga warga Magelang di rumah kosong di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Karena kejadian perkara di Sleman maka Polres Sleman yang menangani.

Advertisements


Kapolsek Ngaglik, Sleman Kompol Danang Kuntadi menjelaskan kronologi kejadian bermula saat pelaku  berkenalan dengan korban di media sosial facebook pada akhir 2018 lalu, Setelah berkenalan dan saling kirim pesan, keduanya bertukar kontak WhatsApp.


“Setelah berkomunikasi dengan korban sekitar satu setengah bulan, pelaku meminta video call dengan korban. Di video call inilah pelaku merayu meminta korban untuk tak mengenakan pakaian. Saat korban tanpa pakaian, pelaku lalu men-screenshot atau mengambil tangkapan layar adegan tersebut,” ujar Kapolsek.

Selang beberapa hari, pelaku mengajak korban untuk bertemu, saat itu, korban diboncengkan pelaku menuju rumah kosong di daerah Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

“Di rumah kosong tersebut pelaku memperkosa korban. Pelaku mengancam korban, kalau tidak mau menuruti keinginannya, ia akan menyebarkan gambar hasil screenshot tersebut akan disebarkan, karena takut, korban terpaksa mengiyakan permintaan pelaku,” ujar Danang.

Bahkan, aksi pemerkosaan itu, dilakukan sebanyak dua kali. Usai kejadian, korban kemudian melapor ke polisi.

Dari penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa satu unit smartphone yang berisi percakapan antara korban dengan pelaku, pakaian yang dikenakan pelaku saat berhubungan badan dengan korban serta satu unit motor yang digunakan.

Saat ini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus mendekam di Mapolsek Nggaglik diancam pasal 285 KUHP dan pasal 76 huruf e Undang-Undang perlindungan anak nomor 17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: