Perkuat Bank Sampah Kampung Trunan, Mahasiswa UNIMMA Gelar Pendampingan
- calendar_month Sel, 13 Jul 2021

Mahasiswa PPMT UNIMAA setelah melakukan pelatihan di Kampung Trunan
BNews–MAGELANG – Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) kembali dilaksanakan oleh sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). Dengan didampingi Dosen Pembimbing dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBPPMT kali ini digelar di Kampung Trunan, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang,.
Kelompok PPMT dipimpin oleh Veni Soraya Dewi, S.E., M.Si, sebagai Ketua Kelompok sekaligus sebagai Dosen Pembimbing. Sementara anggotanya 5 mahasiswa yaitu Mukhamad Azzanjani, Muhammad Daffa Arkharisma, Bagus Saputro, Dicky Afriandi, dan Tendi Setiawan.
Tim PPMT ini mengangkat tema tentang “Pengelolaan Sistem Keuangan Bank Sampah Dan Pemanfaatan Lahan Sempit Untuk Tambulanpot”.
Veni Soraya Dewi, S.E., M.Si mengatakan, jika kegiatan PPMT ini sudah dilakukan sejak tanggal 13 Juni 2021 lalu. Kegiatan diawali dengan meminta izin kepada kelurahan tidar selatan, Ketua RT dan Katua RW setempat.
“Dari hasil observasi yang dilakukan Kelompok PPMT tersebut, permasalahan yang terjadi di Kampung Trunan ditemukan. Khususnya pada Bank Sampah dan Kampung Organik yaitu belum adanya pembukuan yang sesuai dengan standar dan pengetahuan tentang pengelolaan tanaman buah dalam pot (TAMBULAMPOT),” katanya.
Oleh karena itu, lanjutnya hal tersebut yang mendasari kelompok PPMT UNNIMA untuk mengadakan pelatihan dan pendampingan. Yakni kepada pengelola Bank Sampah dan Kampung Organik di Kampung Trunan.
“Beberapa kegiatan dilakukan oleh mahasiswa seperti sosialisasi tentang program yang akan dilakukan,” imbuhnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Untuk sosialisasi, katanya Kelompok PPMT mengundang pengelola Bank Sampah dan Kampung Organik untuk dikenalkan tentang manfaat pemasaran online; dan pembukuan serta diberikan pelatihan.
“Mahasiswa UNNIMA juga melakukan kegiatan penanaman sayuran menggunakan polybag. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya penghijauan sekaligus bisa bermanfaat untuk warga sekitar,” ujarnya.
Sementara salah satu anggota kelompok PPMT, Azzan menyampaikan bahwa pihaknya pada tanggal 26 Juni 2021, melakukan pelatihan tentang pemasaran online dan pembukuan.
“Pelatihan tersebut dengan sasaran yang sama yaitu pengelola Bank Sampah dan Kampung Organik,” tambahnya.
Selain pemasaran online dan pelatihan pembukuan, lanjut Azzan, Kelompok PPMT ini juga memiliki program Guyub Rukun. Yaitu, semacam pendampingan dan pelatihan ke Bank Sampah dan Kampung Organik untuk membantu proses pembuatan kerajinan, dan pengolahan limbah industri rumah tangga.
“Harapannya bisa mem ajukan Kampung Trunan dan menjadikan contoh bagi kelompok masyarakat kampung lainnya,” tandas Azzan. (adv)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar