Kesaksian Warga Saat Macan Tutul Merapi Masuk Desa Babadan Dukun

BNews-DUKUN- Warga lereng Merapi di Dusun Babadan 1 Desa Paten Kecamatan Dukun diresahkan munculnya macan tutul di area persawahan mereka. Bahkan macan tersebut dikabarkan sudah mendekat ke permukiman warga.

Salah satu tokoh pemuda setempat, Sulistyowadi, 28 mengatakan kemunculan macan jenis tutul sudah sejak Jumat kemarin (10/1/2020). “Saat itu tetangga saya, Wardi melihatnya di area ladangnya sekitar pukul 13.00 wib,” katanya saat diwawancarai Borobudur News (14/1/2020).

“Awalnya Wardi melihat jejak macan masih baru di ujung ladangnya, kemudian ditelusuri hingga ujung. Saat sampai diujung ladang Wardi melihat seekor macan jenis tutul yang melompat ke jurang kecil di samping ladang, saat di dekati sudah tidak tampak lagi,” imbuhnya.

Ladang itu, kata dia tidak jauh dari pemukiman warga. Sehingga berita ini kemudian menyebar luas.

MENELUSURI JEJAK MACAN MERAPI

Disebutkannya lagi, Senin malam (13/1/2020) tetangga saya bernama Sukijan sekitar pukul 20.00 wib berlari dari rumahnya ke pos ronda warga. “Saat itu Sukijan dengan muka ketakutan dan badan menggigil memberitahu bahwa habis melihat macan tutul di depan kendang sapi dan ayam miliknya sambil mengerang,” paparnya.

“Saat itu Sukijan juga memberi tahu awalnya dirinya di dalam rumah mendengar suara berisik dari kendang ayamnya. Saat keluar mau mengeceknya melihat seokor macan tutul berukuran besar mengendap-endap di depan kendang sapi,” terangnya.

Loading...

Saat itu Sukijan langsung masuk kerumah bermaksud mengambil alat pemukul. “Saat keluar rumah kembali, macan tersebut telah lari kea rah jurang kecil belakang rumah. Dan hanya meninggalkan jejak kaki macan yang masih baru,” jelas Sulistyowadi. (*/bsn)

Penulis : Penulis: Wahid Fahrur Annas (Mahasiswa Magang IAIN Purwokerto)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: