Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019 di Kabupaten Magelang Selesai, Ini Hasilnya

BNews—MUNGKID—Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilu 2019 oleh KPU Kabupaten Magelang hampir selesai. Saat ini tahapan penanda tanganan berkas salinan perolehan suara oleh saksi maupun komisioner KPU (6/5).

Ketua KPU Kabupaten Magelang, Afiffudin mengatakan selama pleno berlangsung tidak terdapat kejadian-kejadian khusus sehingga proses berjalan lancar. “Dan Alhamdulillah temen-temen saksi juga mengikuti dengan seksama dan serius, aktif membantu mengoreksi, kooperatif sehingga tidak ada permasalahan sampai proses penanda tanganan ini,” katanya saat diwawancari di GOR Gemilang siang ini.

Advertisements


Disebutkan bahwa tingkat partisipasif pemilih di Kabupaten Magelang pada pemilu 2019 ini meningkat mencapai di angka 86 %. “Ini meningkat dari Pilkada tahun lalu dimana tingkat partisipatif pemiluh sekitar 79 %, dan pada Pemilu 2014 tingkat partisipatif pemilih hanya mencapai 81,6 %,” imbuhnya.


Untuk hasil rekapitulasi sendiri perolehan suara Capres dan Cawapres sudah ditotal dari 21 Kecamatan. “Untuk Paslon 01 Jokowi-Ma’aruf memperoleh hasil 601.147 sedangkan Paslon 02 Prabowo-Sandi memperoleh total suara 230.540 dan suara tidak sah 27.119 dengan total pengguna hak suara sebesar 858.806,” paparnya.

Afif juga mengungakpakan setelah ini selesai langsung dibawa ke Rapat Pleno tingkat Provinsi Jawa Tengah. “Untuk Kabupaten Magelang dijadwalkan di nomor urut tujuh yang diperkirakan tanggal 8 Mei 2019, semoga tidak molor,” tandasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M.Habib Soleh  mengungapkan bahwa secara umum proses Pleno Terbuka ini berjalan lancar. Meskipun dijadwalkan secara tiga hari namun mundur hingga emapt hari.

“Hal ini terjadi karena adanya beberapa kendala saat proses pleno. Namun kendala tersebut tidak terkait oleh perolehan suara. Namun yang berubah dalam data pemilih mulai dari jumlah DPT, Disabilitias, DPK dan DPTB sehingga proses molor,” katanya.

Disampaikan juga bahwa strategi Bawaslu Kabupaten Magelang sejak awal segala persoalan jika bisa diselesaikan di tingkat TPS ataupun di Pleno Kecamatan sehingga di Kabupaten tidak terlalu banyak masalah. “Oleh sebab itu saat pleno tingkat kecamatan waktunya cukup panjang karena menyelesaikan beberapa persoalan, sehingga risidu keatasnya semakin kecil,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: