Polisi Ungkap Racun Pada Tubuh Ketiga Korban Sekeluarga Meninggal Dunia di Magelang

BNews–MAGELANG— Kasus tiga orang dalam satu keluarga meninggal dunia di Magelang mulai terungkap. Mereka meninggal dunia karena terkena racun.

“Hasil otopsi sementara dan sisa barang bukti di TKP ada beberapa jenis racun. Antara lain racun arsenik,” kata PLT Kapolresta Magelang AKBP Mochamad Sajarod Zakun Selasa pagi (29/11/2022).

Ia menyebutkan bahwa Selasa pagi ini (29/11/2022) akan dilakukan oleh TKP. “Nanti akan kita lakukan olah TKP bersama Ditreskrimkum Polda Jateng dan tim lainnya,” imbuhnya

Plt Kapolresta juga menyebutkan bahwa anak kedua dari korban yang diamankan merupakan saksi kunci “Kemarin sudah kami mintai keterangan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan , tiga orang dalam satu keluarga meninggal dunia pada Senin (28/11/2022) pagi WIB. Ketiganya merupakan warga Desa Prajenan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Disebutkan juga, untuk hasil otopsi sudah selesai. “Otopsi sudah selesai. Dan ketiga korban sudah dimakannya,” ujarnya.

Plt Kapolresta Magelang, AKBP Sajarod Zakun mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan sekira pukul 07.30 WIB bahwa ada tiga orang dalam satu keluarga meninggal dunia. Usai mendapat laporan, kemudian menerjunkan tim untuk olah TKP di rumah korban.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

”Berawal dari olah TKP dan penyelidikan, ada satu orang yang diamankan. Sementara itu ketiga korban dibawa ke Rumah Sakit Merah Putih untuk visum dan otopsi,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

”Dugaan awal, ketiga korban meninggal karena keracunan. Untuk keracunan zat apa, masih kita dalami,” sambungnya.

Sajarod menjelaskan, ketiga orang yang meninggal dunia yakni bapak, ibu dan anak pertama (perempuan). Untuk inisial yakni AA (58), HR (54) dan DK (25).

”Dugaan sementara (korban meninggal) karena keracunan. Kita mengamankan satu orang. Kemudian gelas yang sering digunakan korban, sendok. Untuk keterangan lebih detail nanti kita sampaikan,” jelas dia.

Dia menyebut, ketiga korban ditemukan tergeletak di kamar mandi di dalam rumah. Yang menemukan korban pertama kali yakni anak kedua korban dan ART yang setiap harinya bekerja di rumah tersebut.

”Posisinya ada di dalam kamar mandi yang berbeda-beda. Kebetulan di dalam rumah ada tiga kamar mandi,” ujarnya.

Tambah Sajarod, satu orang yang diamankan tersebut masih ada hubungan keluarga dengan korban. ”Untuk otopsi, kami masih menunggu tim inafis Polda Jateng. Dari pihak keluarga sudah menyetujui untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban,” imbuhnya. (bsn/mat)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!